Kades Jatisari, resmikan jalan rabat beton di Kp. Bunisari menuju Kp. Pasirkawung, sepanjang 512 meter

Laporan : Iriyanto

Cianjur, metropuncaknews.com – Kepala Desa Jatisari Agus Saepudin, meresmikan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 512 meter. Jalan tersebut menjadi akses warga Kp. Bunisari menuju Kp. Pasirkawung, Desa Jatisari Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur. Minggu (03/02).

Pada kesempatan tersebut, Agus Saepudin mengatakan, penyaluran Dana Desa (DD) Tahun 2018 tahap tiga (3) di Desa Jatisari sudah terealisasi dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat dan rencana yang diajukan kepala desa melalui APBDes.

Adapun pembangunan yang dibangun dari Dana Desa (DD) Tahun 2018, yaitu rabat beton sepanjang 512 meter, di wilayah Desa Jatisari Kec. Bojongpicung, Kab Cianjur.

Agus Saepudin atau yang lebih akrab dipanggil Kang Agus selaku Pjs Kepala Desa Jatisari dengan bijak mengatakan, program dana desa sekarang ini diharapkan akan menjadi momentum dan menjadikan motivasi bagi semua  masyarakat dalam pembangunan di Desa Jatisari.

Menurut Kang Agus, pembangunan jalan tersebut dilaksanakan untuk memudahkan masyarakat setempat yang mayoritas petani, dalam proses pengangkutan hasil pertanian. “ Sehingga memudahkan masyarakat yang pergi berkebun. Utamanya saat panen jagung maupun padi, atau hasil kebun lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut Kang Agus mengatakan, pembangunan jalan rabat beton ini merupakan kesepakatan dan hasil musyawarah masyarakat pada musyawarah desa (Musdes). Demikian juga pelaksanaan pembangunannya pun memperdayakan masyarakat desa.

Adapun pekerjaan yang sudah  direalisasikan dengan Dana Desa tahap tiga (3) ini, kata Kang Agus, adalah pembangunan rabat beton sepanjang 512 m. “ Gunanya adalah untuk memperlancar sarana transportasi pertanian yang ada di wilayah Kp. Bunisari sampai Kp. Pasirkawung dan jalan menuju desa-desa tetangga.” Ucap Kang Agus.

Hal senada juga disampaikan Ketua TPK Desa Jatisari, Anwar Saleh selaku pelaksana proyek pembangunan jalan rabat beton. 

Menurut dia, kondisi lahan pertanian warga yang jauh dari permukiman dan belum adanya akses jalan. Hal itu menjadi salah satu dasar kesepakatan masyarakat untuk mengusulkan pembangunan jalan rabat beton.

“ Sistem rabat beton ini lebih kuat dan tahan lama. Karena itu, masyarakat sepakat mengusulkan DD tahap III dilaksanakan dalam bentuk pembangunan jalan desa menggunakan sistem rabat beton,” kata Anwar. 

Sementara Ketua BPD Jatisari, Cecep Sutisna mengatakan. pihaknya sangat  berterimah kasih kepada pemerintah dan perangkat desa Jatisari yang  telah gigih dan berpikir keras untuk membangun dan memajukan Desa Jatisari.

Menurut Cecep, tanpa adanya jalan rabat beton tersebut,  maka para petani akan susah untuk ke sawah dan kebun atau pun untuk ke desa-desa tetangga. Karena jalannya sudah rusak berat, apalagi ketika musim hujan,  jalan licin dan becek, hingga rawan terjadinya kecelakaan.

“ Saya selaku ketua BPD bersyukur dan mengucapkan terimah kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat dan pemerintah desa karena dengan adanya program ADD/DD yang di peruntukan untuk kemajuan dan pembangunan yang ada di desa, dan allhamdulilah masyarakat di Desa Jatisari ini  mendukung penuh pembangunan di desa kami ini,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here