Kemunculan Sesosok Pocong Membuat Heboh Warga Haurwangi Cianjur

0
99

Laporan: Iriyanto

Editor : YH

Cianjur, metropuncaknews.com – Warga Kampung Haurwangi RT 02 /04 Desa Haurwangi Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, Jumat (23/09/22) sekitar pukul 19.00 WIB, dihebohkan dengan munculnya sosok pocong yang melayang diantara bawah pohon kelapa dan di atas pohon pisang yang tumbuh di kebun depan rumah warga.

Hingga kini kemunculan sosok pocong tersebut, membuat warga sekitar menjadi heboh, penasaran ingin melihat langsung dan banyak pula warga yang ketakutan hingga enggan keluar rumah pada malam hari utamanya ibu-ibu, Senin (26/09/22).

Salah seorang warga yang pertama kali melihat sesosok pocong atau saksi mata Ibu Ai (35) menerangkan, pada malam Sabtu sekitar pukul 19.00 WIB di dalam rumah terasa panas dan langsung keluar rumah duduk di bangku yang ada di teras depan rumah.

Duduk santai sambil mainkan HP, sesaat memandang ke depan yang penuh dengan tumbuhan pohon pisang dan kelapa. Sontak kaget sambil membaca dzikir karena melihat sosok pocong melayang di atas daun pisang dan di samping pohon kelapa.

Sambil dzikir langsung memanggil adiknya disuruh keluar, setelah keluar adiknya langsung mengabadikannya dengan kamera ponselnya, setelah itu langsung memanggil Ketua RT 02 juga Ketua RT melihat sosok pocong dengan kasat mata, hingga yang melihat sosok pocong sebanyak 4 orang.

Setelah seluruhnya masuk rumah dan 1 jam lamanya penasaran ingin melihat lagi pocong dari sela – sela kaca jendela, ternyata masih ada melayang sambil pindah pindah tempat dan sekitar pukul 21.00 WIB terlihat masih ada dan langsung menghilang, ucapnya.

Sementara itu, Ketua RW 04 Warga Kampung Haurwangi Kang Pepep (58) menambahkan, melihat secara langsung memang tidak pernah, namun yang melihat sosok pocong yang melayang pada malam Sabtu kemarin, itu ada 4 orang warga yang melihat langsung secara kasat mata termasuk Ketua RT 02.

Mengenai ditemukannya sosok pocong itu memang benar adanya, kalau mengenai pocong beneran atau tidak itu belum tentu pula, karena siapa tahu orang lain yang iseng membuat pocong lalu digantung biar mirip aslinya.

Maka dengan itu, diharapkan pada seluruh warga masalah ditemukannya sosok pocong jangan terlalu.dibesar besarkan, sebab takut terjadi musyrik, ungkapnya

” Kami harapkan kepada seluruh warga Desa Haurwangi jangan terlalu membesar besarkan adanya pocong, karena takut terjadinya musyrik,” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here