proyek pembangunan pelebaran jalan di Cianjur Selatan.

Laporan : Shandi
Cianjur, metropuncaknews.com – Jalan nasional penghubung Bandung-Cianjur-Ciwidey-Rancabali-Naringgul-Cidaun, yang terletak jalan tanjakan Huut, Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa barat. Saat ini sedang dibongkar untuk diperbaiki oleh Kementerian PUPR.
Jalan sepanjang 70 meter, di jalur alan nasional wilayah II Provinsi jawa barat yang sedang dibongkar untuk diperbaiki oleh Kementerian PUPR ini terus genjot perbaikannya. Karena kondisi sebelumnya menanjak serta menggunung, sehingga jarak pandang dari arah berlawanan tidak terlihat.
Terpantau dilokasi pembongkaran, Minggu (28/7), terdapat dua alat berat dari pihak pelaksana, yaitu PT. LIE ZESIEN dengan konsultan pengawas PT. HEKAGON, sedang melaksanakan pembongkaran jalan ditanjakan Huut.
Berkaitan dengan adanya perbaikan jalan ditanjakan Huut ini, jelas disambut baik oleh masyarakat sekitar seperti.
Hal itu dikatakan warga sekitar bernama Rahman (50). Ya, kami sangat mendukungnyalah dan jelas menyambut baik, jika jalan tanjakan Huut yang tadinya rawan kecelakaan sekarang diperbaiki.
“Sebelum dipangkas atau dibongkar jarak pandang kearah yang berlawanan tidak kelihatan, sebab terhalang dengan kondisi jalan yang menggunung,” katanya.
Rahman melanjutkan, kondisi jalan tanjakan Huut, kalau musim hujan itu sangat rawan dan sering terjadi amblas. Sehingga, tak jarang pengendara baik motor maupun mobil yang mengalami kecelakaan.
“Nah, kebetulan rumah saya persis dipinggir jalan tanjakan huut. Ya, alhamdulilkah sekarang tanjakan Huut di perbaiki dan dibongkar sehinga nantinya akan bagus dan akan mengurangi terjadinya kecelakaan,” ujarnya.
Selain warga, perbaikan jalan itu disambut baik oleh salah seorang sopir elf jurusan Ciwidey-Cidaun. Ya adalah Rusli (35), dirinya sangat berterimakasih sekali kepada kementrian PUPR yang setiap tahunya terus memperbaiki jalan jalur lintas selatan ini.
“Walaupun belum selesai pegerjaannya, tapi sudah terlihat bagus, tanjakannya sudah dipangkas dan terlihat sekarang kondisinya sudah agak merata tidak terlalu berat saat menanjak. kalau dulu sebelum dipangkas, saat melintas tanjakan Huut kendaraan mau tidak mau harus menggunakan gigi 1, itupun harus ekstra hati-hati sebab kondisi jalan yang menggunung menyebabkan tidak terlihat kendaraan dari arah berlawanan,” tambahnya.
Sementara saat dihubungi awak media via wahtsapp, kepala satuan PPK 2.5 PJN 2 Jabar Suparman, ST membenarkan adanya perbaikan jalan itu. Benar, saat ini sedang ada pengerjaan di jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Barat. Yang terletak diruas jalan Soreang-Rancabali-Cidaun, dengan penanganan sepanjang 14,21 km.
“Satu-satunya perbaikan jalan yang memperbaiki alinyemen vertical degan cara merekonstruksi jalan sepanjang 70 m. tepatnya pada segment 3  di STA. 1+333 (tanjakan huut),” ujarnya.
Lanjutnya, perbaikan alinyemen Vertical, bertujuan  dimana kondisi jalan tanjakan Huut, saat ini sangat mengganggu jarak pandang kedepan bagi para pengguna jalan dari arah berlawanan, hingga tidak terlihat.
“Selain pengerjaan jalan tanjakan Huut, ada juga beberapa titik yang sedang dalam perbaikan di jalan nasional ini. Jadi kami memohon maaf kepada para penguna jalan, yang sedikit terganggu terganggu perjalanannya, tapi inikan bertujuan untuk kenyamanan para penguna jalan juga,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here