Kemensos dan PUPR Jabar Bantu Pengadaan Toilet Portable Untuk Warga Terdampak Gempa Cianjur

0
47
Bantuan toilet portable dari Kemensos dan PUPR Jawa Barat sebanyak 7 unit tiba di lokasi gempa. / Photo Tika S

Laporan : Tika Sukwara

Editor : Yanto Hidayat

Tasikmalaya, metropuncaknews.com – Kementerian Sosial dan PUPR Jawa Barat menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 7 unit toilet portable bagi para pengungsi gempa di Kabupaten Cianjur.

Bantuan itu disalurkan di lapang Jagaraksa Desa Jambudipa Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kamis 24 November 2022.

Penyaluran bantuan ini menggandeng lembaga sosial TAGANA yang sebelumnya telah membuka posko kemanusiaan di wilayah tersebut, tepatnya di lapang Jagaraksa. Tim relawaan TAGANA hari ini beserta TNI dan masyarakat langsung memasangkan instalasi air ke toilet portable di titik pengungsian itu, kata Koordinator TAGANA Tasikmalaya, Jembar.

Selain di Jagaraksa, bantuan serupa juga akan disalurkan ke lokasi pengungsian yang lain di wilayah Cianjur, sementara masih dalam proses pendistribusian.

wilayah pengungsian di Jagaraksa yang saat ini memang sangat urgent membutuhkan perlengkapan sanitasi atau pembuangan air,” tambah Jembar.

Gempa 5,6 SR pada Senin kemarin menyebabkan sebagian rumah warga Cianjur hancur sehingga mereka terpaksa tinggal di tenda pengungsian. Salah satunya warga Desa Jambudipa.

Dampak gempa lainnya yaitu rusaknya jaringan PDAM yang menyebabkan ratusan warga Desa Jambudipa kesulitan air yang berdampak pada sistem sanitasi. Permasalahan sanitasi ini menjadi masalah baru yang bisa menghadirkan persoalan baru seperti mudahnya penularan penyakit para pengungsi yang tinggal di pengungsian.

Merespon kondisi tersebut, Kementerian Sosial dan PUPR Jabar setelah melakukan koordinasi dengan TAGANA dan pemerintahan setempat menyalurkan toilet portable sebanyak 7 buah ke titik pengungsian di Jagaraksa yang membutuhkan setelah dilakukan assisment guna bantuan tepat sasaran.

“Harapannya, dengan adanya bantuan kemanusiaan ini dapat mengatasi masalah sanitasi yang ada dilokasi pengungsian.” tambah Jembar yang di hubungi melalui WhatsApp.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here