Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Akibat  pandemi Covid 19,  kegiatan belajar mengajar dianjurkan pemerintah untuk  dilaksanakan dengan diam di rumah dan belajar menggunakan sistem jaringan internet (Daring).

Untuk memudahkan  peserta didik, guru dan orang tua siswa dalam berkomunikasi, maka SMK Mitra Pasundan Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, sekarang ini bekerja sama dengan pihak Kampus Cyber Indonesia (KCI), untuk dibuatkan aplikasi Terintegritas Website Mobile APPS yang dipasang pada Play Store.

Kepala SMK Mitra Pasundan Bojongpicung Dr. Eden Romansah menjelaskan,  sebagai dampak pandemi Covid 19, kegiatan belajar mengajar dianjurkan untuk belajar melalui Daring. Tepatnya dengan menggunakan jaringan internet.

Namun semua itu diakui Eden, kadang banyak kendalanya. Biarpun dibiayai pihak pemerintah dengan menggunakan kuota biasa.  KBM nya kurang terkontrol dengan baik. Karena itu, pihaknya mencari solusi yang terbaik agar kegiatan peserta dapat terkontrol dengan baik. Meski pun peserta didik belajar di rumah.

Untuk itu,  pihak SMK Mitra Pasundan melakukan kerja sama dengan lembaga penyedia teknologi aplikasi digital manajemen sekolah dan jaringan telekomunikasi pada berbagai tingkatan, Yaitu Kampus Cyber Indonesia (KCI).

Dipilihnya KCI, sebab aplikasinya cukup maher. Mulai dari data sekolah, guru,  murid dan orang tua,  bisa melihat semua kegiatan KBM nya. Seperrti melihat hadir tidaknya siswa dan guru dalam melaksanakan KBM. Sekaligus bisa mengontrol nilai siswa di dalam aplikasi yang telah disediakan pihak sekolah.

Radius  jangkauan Internet yang tersedia  itu mampu  menjangkau sejauh 1000 meter lurus. ” Guru, siswa dan orang tua yang jauhnya 1000 meter dari sekolah maka bisa terjangkau dengan jelas, ”

Selain itu, penggunaan jaringan aplikasi yang disediakan sekarang itu, seluruh peserta didik, orang tua dan guru selama dalam kegiatan proses KBM berlangsung tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis.

Nah, aplikasi itu yang kini digunakan SMK Mitra Pasundan. Aplikasi Terintegritas Website Mobile APPS. Di Indonesia baru 11 SMK yang mengggunakan aplikasi tersebut. Salah satunya adalah SMK Mitra Pasundan Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur. “ Kami berharap, semoga Indek Pendidikan SMK Mitra Pasundan ke depannya lebih berhasil,” ujar Eden.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here