Laporan : Sandi/Pendim 0608

Cianjur, metropuncaknews.com – Tempat wisata dan perhotelan di wilayah Kabupaten Cianjur, kembali menjadi sasaran sosialisasi Forkopimda Cianjur, Kamis (20/08).

Namun pada sosialisasi kali nampak ada yang berbeda. Lantaran posisi Dandim 0608/CJR diganti oleh Komandan baru yaitu Letkol Kav Ricky Arinuryadi, S.H, M.M.. Sebelumnya Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani. Begitupun dengan Kapolres Cianjur yang diganti oleh AKBP Mochamad Rifai, SIK., M. Krim, sebelumnya AKBP Juang Andi Priyanto.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, Kapolres Cianjur, Dandim 0608/CJR, Dansub Denpom Cianjur, Kapten Cpm. Amir, serta para kadis dan lainnya.

Adapun yang menjadi sasarannya adalah Hotel Palace, di Jalan Raya Cipanas. Tepatnya di Kampung GBO Desa Cipanas Kecamatan Cipanas, menjadi sasaran pertama pengecekan dan sosialisasi oleh Forkopimda. Didampingi Asisten GM Palace Hotel, Joko Sulistyo melakukan pengecekan ke sejumlah sudut hotel. Diantaranya ke Flamboyan Cafe, Lobby Lounge, Pengecekan Kamar Hotel, dan Kolam Renang.

Selanjutnya, sosialisasi kembali dilakukan dan rombongan menuju Kebun Raya Cibodas di Desa Cimacan Kecamatan Cipanas. Sosialisasi Protokol Kesehatan Covid-19 dilakukan kepada pihak pengelola dan masayarakat/pengunjung dengan terjun langsung ke Taman Sakura dan wilayah kolam besar yang sering dikunjungi pengunjung.

Tim kembali melakukan Sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 ke Hotel Le Eminence, di Jalan Raya Hanjawar No.19 Desa Palasari, Kecamatan Cipanas. Sosialisasi pun dilakukan dengan pihak pengelola dan masyarakat/pengunjung serta pengecekan langsung ke Lobi Hotel, T-Lounch serta pengecekan kamar Hotel di Lantai 2.

Dandim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi S.H, M.M mengatakan, disejumlah hotel dan tempat wisata masih ada yang belum menerapkan protokol kesehatan secara penuh. Seperti pihak perhotelan dan tempat wisata di setiap tempat pintu masuk harus mengecek setiap para pekerja dan pengunjung.

” Selain itu juga harus disediakannya alat untuk mencuci tangan disetiap pintu masuk di dalam Hotel dan tempat wisata,” ujarnya.

Lanjut Ricky Arinuryadi, setiap memasuki hotel atau tempat wisata, para pengunjung diwajibkan menggunakan masker.

” Kalau ada pegawai atau pengunjung tidak menggunakan masker itu harus disediakan oleh pihak hotel atau kawasan wisata, dan diberikan penindakan,” ujarnya.

Terakhir, untuk kawasan wisata harus ada perbaikan terutama dalam hal menjaga jarak di setiap akan memasuki hotel dan tempat wisata.

” Diharapkan para pengelola hotel dan tempat wisata bisa menerapkan disiplin kepada para pengunjung agar tetap mengikuti protokol kesehatan, agar di Cianjur ini bisa terhindar dari Covid-19,” pungkasnya. (Sumber : Pendim 0608/Cjr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here