Gerai Gapura Qurban

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Merupakan suatu kebanggaan yang tiada terhingga, karena pada Hari Raya Idul Adha 1439. H, Rabu (22/8), peminat qurban di Cianjur, banyak juga  kaula muda. Mereka banyak berdatangan ke tempat penjualan hewan qurban atas informasi yang mereka lihat di media sosial.

Seperti di Gapura Qurban yang menjual hewan qurban dengan konsep Country (koboi). Gapura Qurban menawarkan beberapa poin keunggulan-keunggulannya. Seperti, biaya pemeliharaan gratis, biaya kesehatan gratis, biaya antar gratis, harga stabil serta pembayaran bisa diangsur.

Sekelompok pemuda dari Yayasan Bahtera Mandiri dan Karsa Madani yang bergerak dibidang sosial, yang membuka gerai Gapura Qurban di Jalan raya Ir. H. Djuanda Kampung Warung Seuseupan Sukamanah Cugenang dan Jalan Mariwati Kampung Rawabelut Cibadak Sukaresmi Cianjur.

Adapun sapi dan kambing yang mereka bawa dari peternak hewan di berbagai daerah di Kabupaten Cianjur, untuk mereka jajakan.

Berdasarkan informasi yang awak media himpun, Selasa (21/8) kemarin, terhitung dari awal pembukaan – 25 sampai – 1 Hari Raya Idul Adha 1439. H, sebanyak 20 ekor sapi dan 200 ekor kambing terjual habis. Hebatnya dan yang membuat kagum, para peminat hewan qurban didominasi oleh anak-anak muda.

Ditemui dilokasi qurban Aprilif selaku koordinator depot Gapura Qurban, Rabu (22/8) memaparkan, berjualan domba ini, bukan semata untuk mencari profit saja. Melainkan bentuk kepedulian para pengurus untuk menggalang dana sosial, agar bisa menyantuni anak yatim piatu yang ada di yayasan. Dari latar belakang yang berbeda-beda namun memiliki visi-misi yang sama. “ Jadi kami saling bahu membahu untuk mencapai tujuan kami itu,” paparnya.

Menurut dia, beberapa waktu lalu pihaknya juga mengadakan kegiatan edukasi qurban untuk murid TK, PAUD sampai SD. Selain itu, pihaknya juga kedatangan tamu dari Dinas Peternakan yang bertujuan mengecek kesehatan hewanqurba.

” Alhamdulilah tidak ditemukan adanya masalah pada hewan qurban, sehingga dinas tersebut berani mengeluarkan sertifikasi sehat pada hewan qurban yang kami jual, mungkin dari situlah para peminat qurban berdatangan ke depot hewan qurban ini.” tukasnya.

Harus mereka akui dimusim kemarau saat ini kebutuhan pakan hewan sangat sulit. Namun berkat koordinasi dengan rekanannya di daerah, depot hewan qurban ini masih bisa mendapat suplai pakanannya.

” Untuk kedepannya kami berencana ingin memiliki rumah singgah dengan konsep rumah tahfiz sosial, pendidikan dan keagamaan, dan harapan terbesarnya ingin mengadakan beasiswa bagi siswa-siswi yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi,” harap Aprilif.

Ya, memang tidaklah mudah untuk melakukan hal tersebut, butuh dukungan, modal yang besar dan wawasan yang luas. Karena untuk melangkah di jalan positif itu tidaklah mudah. “ Seringnya datang cobaan yang tak jarang menyurutkan niatan baik tersebut,” kata Ruli salah seorang relawan menambahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here