KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M, meninjau secara langsung Latihan Puncak Operasi Udara di Jajaran Koopsau II

Laporan : Djaka Kumara

Lumajang, metropuncaknews.com – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M, meninjau secara langsung Latihan Puncak Operasi Udara di Jajaran Koopsau II dengan sandi Sikatan Daya 2018, di Air Weapon Range (AWR) Pandan Wangi, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (6/9).

Latihan yang resmi ditutup Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II Marsda TNI Fadjar Prasetyo, S.E,M.P.P., tersebut dihadiri Aslog Kasau Marsda  TNI Eko Supriyanto, S.E., M.M., Dankodiklatau Marsda TNI Chairil Anwar, Dankorpaskhas Marsda TNI T. Seto Purnomo, Waasops Kasau Marsma TNI Anang Nurhadi S., S.E., Danlanud Hasanuddin Marsma TNI Marsekal Pertama TNI Bowo Budiarto, Danlanud Iswahyudi Marsma TNI Samsul Rizal, Danlanud Abd Saleh Marsma TNI Andi Wijaya, S, Sos. Kadispenau Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M., Kadislambangjaau Marsma TNI Agung Heru Santoso, Kadisaeroau Marsma TNI Kukuh Sudibyanto, Kadiswatpersau Marsma TNI Trusta Yunianta, Kadisadau Marsma TNI Abdul Whab, S. Sos, Para Pejabat dilngkungan Koopsau II dan jajaranya serta Tokoh Masyarakat di sekitar AWR Lumajang.

Kasau, kepada awak media mengatakan, latihan Sikatan Daya 2018 ini menurunkan semua kemampuan Alutsista Koopsau II. Yaitu ada 4 Skadron Udara Tempur digabung dengan Paskhasau.

” Latihan ini diasumsikan dalam bentuk skenario yaitu Pangkalan yang direbut musuh sehingga akan kita rebut kembali,” tegasnya.

Kasau menambahkan, latihan ini selain untuk meninkatkan profesionalisme satuan-satuan yang berada di jajaran Koopsau II, juga untuk meningkatkan kemampuan personil Angkatan Udara. Menurut Kasau, latihan kali ini hasil yang dicapai cukup baik dan memuaskan.

Seluruh perkenaan sudah bagus tepat, namun ada yang perlu kita tingkatkan, penerjunan paskhasau semua berjalan baik.

“Saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pangkoopsau II dan iajaranya,” tandas Kasau.

Lebih lanjut Kasau mengatakan, dengan melihat secara langsung penembakan dan pengeboman dari udara ke darat oleh pesawat tempur yang dilakukan oleh para penerbang tempur TNI AU ini, untuk mengetahui sejauh mana tingkat kemampuan yang dimiliki oleh para penerbang dalam rangka menginvetarisasi masalah yang dihadapi. Selain itu juga sebagai upaya TNI AU melakukan evalusasi terhadap pola pembinaan dan latihan yang telah dilakukan jajaran Koopsau II selama ini.

” Untuk kegiatan penembakan dan pengeboman, dikerahkan pesawat tempur Sukhoi Su-27/30, F-16 fighting falcon, T-50 Golden Eagle dan Emb-314 Super Tucano. Keempat jenis pesawat tempur ini melaksanakan penembakan dari udara ke darat dengan menggunakan bom maupun roket .di Air Weapon Range (AWR) Pandan Wangi, Lumajang, Jawa Timur, “pungkas Kasau.

Kasau beserta rombongan turut menyaksikan  manuver lapangan. Diantaranya dengan pesawat Intai Strategis (1 Boeing Intai), Penerjunan Pengendalian Dapur pesawat 1 C-130, OSUS (3 F-16 dan 2 Su 27/30), SUL (3 T-50), Air Cover (2 T-50), Penerjunan Satpur Paskhas (OP3U), (2 C-130), BTU (3 EMB-314), Penerjunan Bekul  SSDS (1 C-212), Penerjunan Bekul   CDS (1 C-130)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here