Tampak anggota Karang Taruna 007 sedang mengakut sampah dengan krndaraan pinjaman

Liputan: Shandi 

Cianjur, metropuncaknews.com – Pasca Lebaran, penumpukan sampah kembali menjadi polemik dilingkungan masyarakat. Hal tersebut terjadi karena hampir semua warga melakukan hajat besar menghadapi hari lebaran.

Disisi lain para pelaku hajat tersebut, tak jarang mereka lalai akan limbah rumah tangga. Akibatnya, terjadi penumpukan sampah.

Sementara para petugas kebersihan turut mengikuti libur hari raya. Sehingga tidak ada yang mengeksekusi tumpukan sampah tersebut.

Melihat kondisi seperti itu, Karang Taruna 007 Kampung Panumbangan Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang, berisiatif untuk mengeksekusi tumpukan sampah di sekitar wilayah desa itu.

” Pengangkatan sampah seperti ini sudah biasa kami (Karang Taruna) lakukan sudah lama, sampai saat ini kurang lebih sudah berjalan empat bulananlah,” jelas Ucup, salah seorang anggota Karang Taruna di keRWan Kampung Panumbangan saat ditemui sedang mengangkat sampah, Rabu (20/6).

Inisiatif yang mereka lakukan patut diacungi jempol dan layak menjadi percontohan untuk Karang Taruna desa lainnya.

Namun mereka mengaku sampai saat ini, masih kekurangan fasilitas untuk mengangkut dan membuang tumpukan sampah tersebut.  Bahkan ketika melakukan eksekusi sampah, mereka harus meminjam mobil pik up kepada warga.

Ketika disinggung mengenai kontribusi dari pemerintah desa, salah seorang dari mereka mengatakan, sebetulnya pengajuan sudah disampaikan kepada pemerintah desa tapi belum direalisasikan.

Sempat awak media menanyakan kepada Pemerintah Desa Cibulakan mengenai pengadaan mobil sampah beberapa bulan yang lalu. Jawabnya, mengenai pengadaan mobil sampah memang sudah dianggarkan. “ Hanya saja saat ini, yang lebih diprioritaskan adalah pengadaan ambulance desa sebagai sarana dan prasarana pelayanan kesehatan masyarakat,” kata salah seorang aparat Desa Cibulakan.

Selang beberapa minggu dari pembicaraan pengadaan ambulance, nampak terparkir satu unit ambulance desa bertuliskan, Ambulance Desa Cibulakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here