Seorang pemuda kesurupan saat dilakukan doa, dzikir dan sholawat di rumah yang katanya ada mahluk gaibnya

Laporan : Sandi/Jay

Cianjur, metropuncaknews.com – Tak mau warganya resah dengan gangguan makhluk gaib di rumah mak Jujun di Kampung Citengkor RT.03/10 Desa Sukabakti Naringgul Cianjur Jawa Barat. Kepala Desa setempat bersama Kapolsek Naringgul, mengundang para ustadz dari Desa Sukabakti untuk melakukan pengusiran makhluk mahluk Gaib, Selasa (30/06) kemarin malam.

Sekurangnya ada 10 ustadz asal Desa Sukabakti Naringgul, yang didatangkan ke rumah mak Jujun. Adapun tujuannya adalah untuk menetralisir dengan doa dan dizkir serta bersolawat bersama untuk menggusir mahluk astral itu.

Namun apa yang terjadi setelah para ustadz melaksanakan doa, dzikir serta bersolawat. Tiba-tiba salah seorang pemuda yang sedang menyaksikan ritual tersebut kerasukan arwah jin penunggu batu besar dan berteriak histeris.

Pantuan di lokasi, saat para ustadz melaksanakan doa dan dzikir serta bersolawat bersama, di luar rumah juga pinggir jalan dipadati ratusan warga yang ingin menyaksikan detik-detik pengusiran makhluk astral yang sempat meresahkan warga setempat dan medsos.

Ustadz Asep Rohmat mengatakan, tadi bersama rekan-rekan termasuk Kapolsek, melaksanakan kegiatan doa, dzikir dan tawasul bersama di rumah mak Jujun. Bermunadjat pada Allah SWT untuk dimudahkan mengusir makhluk-makhluk halus yang akhir-akhir ini sangat meresahkan warga dan sering mengganggu Mak Jujun.

” Insya Allah setelah dilaksanakannya doa, dzikir serta bersolawat bersama, makhluk-makhluk halus itu tidak akan mengganggu lagi, sebab tidak ada ilmu yang lebih tinggi selain ilmu Allah SWT,” ucap Asep.

Ia menambahkan, seperti biasanya kalau ada makhluk-makhluk halus atau jin yang sering mengganggu manusia, kata kuncinya untuk mengusirnya hanya dengan do’a-do’a ayat suci Al-Quran. Berdizikir serta tawasul meminta dan memunajat pada Allah SWT.

” Tadi kita saksikan bersama, ada salah seorang warga yang kerasukan dari salah satu roh makhluk halus atau semacam jin kafir. Nah, tujuannya untuk merusak akidah manusia supaya keluar dari ajaran Islam dan nantinya supaya percaya jadi pengikutnya sehingga manusia jadi musrik,” tambahnya.

Sementara Kapolsek Naringgul AKP Yayan Suharyana yang ikut serta dalam melaksanakan kegiatan tersebut membenarkan, tadi sehabis Isya bersama-sama melaksanakan kegiatan do’a dan dizikr serta tawasul. Kegiatan itu digelar untuk mengusir makhluk halus atau jin yang menggangu warga kampung Citengkor. Tepatnya yaitu di rumah Mak Jujun.

” Tentunya kami dari kepolisian sektor Naringgul, tidak mau adanya kejadian keresahan warga dan kegaduhan Kamtibmas diwilayah Hukum Kecamatan Naringgul, baik itu yang dilakukan oleh manusia atau oleh makhluk halus/jin, sehingga kami berupaya semaksimal mungkin untuk menenangkan warga, khususnya di Kampung Citengkor Desa Sukabakti Kecamatan Naringgul,” Ujarnya.

Yayan juga menegaskan, tugas Polisi adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

” Mudah-mudahan setelah dilakukannya do’a, dzikir dan tawasul ini, tidak ada lagi kemunculan-kemunculan makhluk halus yang meresahkan warga, dan situasi pun bisa kembali normal,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here