Apel Tiga Pilar dipimpin Kapolrestabes Bandung di halaman Mapolrestabes Bandung

Laporan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com – Kapolrestabes Bandung Kombespol Irman Sugema,SiK,MH pimpin Apel Tiga Pilar dan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Cipta Kondisi Kamtibmas menjelang Pemilu 2019 yang aman guna mewujudkan Kota Bandung kondusif, Kamis (30/8).

Apel tersebut dilaksanakan di halaman Polrestabes Bandung dipimpin Kapolrestabes Bandung dihadiri Dandim 0618/BS, Walikota Bandung, para Bhabinsa, Ketua PN Bandung, Ketua Kejaksaan Negri Bandung, Kepala BPOM Bandung, Ormas, OKP, MUI, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kalangan pelajar, para Kapolsek se wilayah Polrestabes, Danramil, Camat dan lurah.

Kegiatan Apel  Tiga Pilar atau Apel Bersama tersebut merupakan kegiatan untuk memperkuat sinergitas Tiga Pilar.  Yaitu Polri,TNI dan Muspida, Muspika serta masyarakat Kota Bandung. Khususnya dalam rangka menjaga kondusifitas Kota Bandung menjelang Pilpres  tahun 2019 dan Pileg yang  sebentar lagi akan dilaksanakan serentak di seluruh wilayah di Indonesia. Termasuk Jawa Barat terutama Kota Bandung.

Pada waktu yang sama, Kapolrestabes Bandung Kombespol Irman Sugema SiK,MH. juga melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) Narkoba hasil pengungkapan jajaran Satnarkoba Polrestabes Bandung yang bekerja sama dengan BNN .

Kasus Narkoba yang berhasil diungkap jajaran Satnarkoba Polrestabes Bandung dari bulan Januari sampai dengan Agustus 2018 berjumlah 183 (seratus delapan puluh tiga) kasus. Untuk mendukung serta menindak lanjutinya  maka saat itu dilakukan pemusnahan barang bukti Narkoba.Yakni. Sabu seberat 12.900 Kg, Ketamin 1737 Kg, Pil Ektasi sebanyak 1620 butir. Ganja seberat 1 Kg, Katinon seberat 24 Kg, Tembakau Gorila sebanyak 3 Gram, Pil Data G sebanyak 11.0007 butir dan jika dirupiahkan seluruhnya mencapai kurang lebih Rp 30 Miliar.

Menurut Kapolrestabes Bandung, kegiatan pemusnahan barang bukti ini sebagai bentuk tindak lanjut penanganan peredaran gelap penyalah gunaan Narkoba. Selain itu juga untuk menekan peredaran serta penyalahgunaan Narkoba di wilayah Kota Bandung.

Untuk menangani peredaran dan penyalahgunaan Narkoba ini, perlu penanganan bersama oleh aparatur pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat Kota Bandung. Sesuai dengan porsi dan profesi masing masing di mulai dari keluarga, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda. “ Kami harapkan, semua dapat mengetahui bahaya dan dampak buruk dari  bahaya Narkoba dan tidak hanya oleh penegak hukum saja,” kata Irman menambahkan.

Dalam kesempatan itu Irman Sugema juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar besarnya untuk seluruh lapisan masyarakat yang telah mendukung dan terlibat dalam pemberantasan penyalah gunaan Narkoba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here