Kapolres Kota Sukabumi, AKBP Sumarni

Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Tindakan kekerasan dan intimidasi kembali terjadi pada insan pers. Kali ini dialami seorang Jurnalis saat melakukan peliputan demo penolakan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di Sukabumi. Handphone miliknya dirampas dan video hasil liputannya dihapus.  

 Pasca terjadinya perampasan dan penghapusan video di Handphone milik salah seorang jurnalis tersebut, Kapolres Kota Sukabumi memohon maaf yang sebesar-besarnya pada para jurnalis.

Kapolres Kota Sukabumi AKBP Sumarni mengatakan, dirinya wajib meminta maaf karena saat itu ia menjadi pimpinan pengamanan aksi unjuk rasa tersebut.

” Hingga saat ini orang tersebut belum diketahui, apakah anggota saya atau bukan. Rekan-rekan yang biasa kelapangan bisa cek langsung ke Polres Kota Sukabumi,” kata Sumarni saat bersilaturahmi dengan Jurnalis di Cianjur, Sabtu (10/10).

Dirinya menginginkan agar kesalahpahaman dengan jurnalis itu, bisa segera diselesaikan dengan baik. Karena selama ini Jurnalis dan Polri memang sudah terjalin hubungan yang baik.

“Saya tidak menginginkan setelah ini muncul opini yang bisanya memanfaatkan isu,” harapnya.

Sumarni juga mengatakan, dengan adanya kejadian yang dialami  Jurnalis ini, pihaknya siap bertanggung jawab lantaran telah menjadi pimpinan pengamanan aksi tersebut. Selaku pimpinan dirinya selalu menekankan tidak boleh melakukan tindakan resesif tetapi harus humanis.

” Kendati demikian, kenyataan dilapangan itu berbeda, dan saya juga prihatin tidak pernah mengintruksikan untuk melakukan hal tersebut,” ungkapnya.

Selanjutnya Sumarni menyampaikan, dirinya sangat menghormati pekerjaan Jurnalis dan tidak pernah ada niatan sedikitpun ingin memberangus ‘Kebebasan Pers’.

” Saya tidak pernah sedikitpun ada arah kesana, karena terlalu jauh. Dan saya meminta maaf yang sebesar-besarnya, semoga ini bisa menjadi bahan evalausi jajaran kepolisian,” tandasnya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua PWI Cianjur M Ikhsan dan Ketua IJTI Cianjur Rendra Gazali, mewakili Jurnalis mengapresiasi upaya yang dilakukan Kapolres Kota Sukabumi.

” Kami sepenuhnya mitra kerja dengan Polri adanya insiden kemarin merupakan dinamika dari sebuah kejadian. Kami mengapresiasi apa yang dilakukan Kapolres Kota Sukabumi. Meski belum tahu anggota atau bukan, sebagai seorang pemimpin, Kapolres langsung menyampaikan permohonan maaf,” kata Ikhsan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here