Laporan : Dhani/Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Kapolres Cianjur gelar konfrensi pers terkait pristiwa pembacokan salah seorang anggota kepolisian Polres Cianjur, Senin (17/08). Pembacokan tersebut terjadi saat korban sedang bertugas membantu pengamanan arus lalu lintas di Jalan Dr Muardi Simpang Tugu Gentur Cianjur, Minggu (16/08).

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, mengatakan, korban pembacokan adalah anggota polisi dari Satuan Sabhara Polres Cianjur bernama Briptu M Naufal Arief.

” Pada saat kejadian Briptu M Naufal Arief sedang membantu pengamanan arus lalu lintas di Tugu Gentur saat situasi arus lalu lintas sangat padat,” kata Rifai.

Petugas Polres Cianjur, berhasil membekuk pelaku pembacokan yang berinisial LH (26) tak kurang dari 24. Pelaku berhasil diamankan di kontrakannya di Kecamatan Karangtengah. Belakangan diketahui, pelaku ini baru bebas dari penjara.

” Pelaku berinisial LH ini pernah melakukan pembacokan terhadap seorang Satpam di Karangtengah, sehingga masuk penjara. Tapi setelah bebas, pelaku bukannya mikir malah semakin brutal dan berani membacok seorang anggota kepolisian,” ujar Rifai.

Saat disinggung apakah pelaku merupakan residivis asimilasi atau bukan, Kapolres mengatakan dirinya belum bisa memastikan statusnya apa. Karena pelaku tersebut baru bebas dua pekan yang lalu.

“ Akan kami tanyakan dulu pada pihak Lapas, seperti apa bebasnya pelaku ini, karena memang baru sekitar dua mingguan yang lalu pelaku keluar dari penjara,” katanya.

Kapolres juga mengatakan, keadaan korban (M Naufak Arief) saat ini masih dalam keadaan stabil dan masih bisa diajak berbicara. Tapi masih dalam perawatan intensif pihak RSUD Cianjur.

“ Korban M Naufal Arief masih dalam keadaan stabil dan bisa diajak bicara,” ungkapnya.

Selanjutnua Kapolres menyampaikan, adanya kasus anggota polisi yang menjadi korban pembacokan oleh Gank Motor membuat masyarakat geram. Untuk mengantisipasi marak Gank Motor di Cianjur ini, Polres Cianjur akan melakukan berbagai tindakan demi melindungi masyarakat.

” Kalau memang masih tidak bisa diperbaiki dan terus meresahkan masyarakat, pihak kepolisian akan bertindak refresif, tegas pada para pelaku jika melakukan ancaman atau penganiayaan terhadap masyarakat,” ujarnya menegaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here