Laporan : Dani

Cianjur, metropuncaknews.com – Kapolres Cianjur mengajak semua pengurus tempat ibadah seperti masjid, gereja, pura, Vihara maupun klenteng untuk menjadi garda terdepan melawan covid-19. Ajakan tersebut diberikan Kapolres usai bertemu dengan Forkompimda di Aula Pendopo Ka. Cianjur, Jumat (01/05) kemarin.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyantio mengatakan, menjelang diberlakukannya PSBB Parsial di Kabupaten Cianjur, paradigma dan cara berpikir kita harus berubah.

” Mari kita jadikan tempat-tempat ibadah sebagai garda terdepan melawan covid-19, terapkan protokol kesehatan di tempat ibadah, dengan menyediakan tempat cuci tangan selalu gunakan masker dan jadikan tempat ibadah untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui ceramah para tokoh agama,” katanya.

Selain itu, Kapolres Cianjur juga mengajak pengurus tempat ibadah untuk menyiapkan takjid  bagi yang berpuasa di bulan Ramadhan. Bagi yang tidak bisa berbuka puasa karena tidak mampu akibat dampak virus corona. Bila di tempat ibadah ada yang tidak memiliki dana yang cukup agar berkoordinasi dengan dapur umum di desa.

” Untuk para pengurus tempat ibadah juga bisa bantu imbau dan ajak masyarakat untuk laksanakan pembatasan jarak antar orang juga perlu diperhatikan untuk menghindari adanya sentuhan, selalu menerapkan etika saat bersin dan batuk serta selalu menjalankan pola hidup sehat,” pesannya.

Hal tersebut perlu dilakukan masyarakat untuk menekan perkembangan Covid-19. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas normal kembali.

Garda terdepan melawan Covid-19 adalah masyarakat itu sendiri dan yang paling dekat dengan masyarakat adalah tempat ibadah.

Sementara kalangan medis yakni dokter dan perawat merupakan benteng terakhir.

” Pengurus tempat ibadah bisa menjadi garda paling depan untuk melawan Covid-19 dengan selalu mangajak warga agar sering cuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan hidup sehat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here