Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I., menjadi narasumber pada acara Sosialisasi dan Edukasi kepada Para Pengelola Pendidikan

Laporan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com -Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I., menjadi narasumber pada acara Sosialisasi dan Edukasi kepada Para Pengelola Pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan Dinas Pendidikan Nasional Prov. Jawa Barat, di Aula Ki Hajar Dewantoro Diknas Prov. Jawa Barat, Rabu (23/1),

Hadir dalam kesempatan tersebut Kejati Jabar yang diwakili asisten Bidang Intelijen, Kepala Diknas Provinsi Jawa Barat, Asisten Daerah Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan, Inspektur Provinsi Jawa Barat, Pejabat Utama Polda Jabar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan Pengawas Kepala SMA, SMK, dan SLB se-Jawa Barat. Jumlah peserta keseluruhan sebanyak 400 (empat ratus)  orang.

Disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., dalam acara tersebut Kapolda Jabar memaparkan tentang penguatan pemahaman hukum dan pengelolaan pendanaan pendidikan di sekolah.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jabar menjelaskan fenomena globalisasi akan memunculkan persaingan ketat, kejahatan berdimensi baru, disertai memudarnya nilai luhur kebangsaan. Seperti terorisme, intoleransi, aksi massa, dan separatisme.

Menurut Kapolda Jabar, macam-macam kasus tindak pidana korupsi di bidang pendidikan dapat di anatomikan menjadi beberapa aktivitas yang rawan terjadi korupsi. Yaitu pengangkatan jabatan kepala sekolah, pengadaan sarana dan prasarana, penggunaan dana BOS, penerimaan siswa baru, jalur undangan masuk perguruan tinggi negeri, pengangkatan guru honorer menjadi PNS.  

Adapun kerawanan penyimpangan dana hibah menurut Kapolda Jabar yang terjadi pada Dinas Pendidikan yaitu adanya dana hibah yang sudah cair, tetapi keberadaannya tidak ada/fiktif. Adanya proposal permohonan dana hibah yang tidak jelas kelengkapannya dan penggunaan proposal berulang kali. Adanya pemberian dana hibah kepada penerimaan hibah yang penerimaannya secara rutin dan terus menerus dan adanya penerima hibah yang mendapat dana hibah dari beberapa sumber dalam satu tahun anggaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here