Kapolda Jabar di lokasi bencana tanah longsor Cisolok Sukabumi

Laporan: Yatiman/Shandi

Bandung, metropuncaknews.com – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I., Senin (7/1) pagi, menyatakan, kegiatan evakuasi penanggulangan bencana alam tanah longsor yang terjadi di Kampung. Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan. Cisolok, Kabupaten Sukabumi, ditutup.

Kendati demikian, Kapolda Jabar menegaskan, pihaknya masih menyiagakan personel dari Satbrimob Polda Jabar, Ditsabhara Polda Jabar serta dari Polres Sukabumi, untuk membantu membersihkan lokasi longsor dan tempat-tempat yang dijadikan posko-posko penanggulangan bencana tersebut.

Ucapan terima kasih disampaikan pada Satbrimob, Ditsabhara serta Polres Sikabumi, yang sudah dengan cepat bisa tiba di lokasi bencana untuk melakukan pertolongan dan evakuasi terhadap korban bencana. Sekaligus bersinegi dengan tim lainnya yang berasal dari TNI, Badan SAR Daerah, BPBD dan para relawan lainnya.

Adapun penghargaan yang disampaikan kepada Tim  Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Jabar yang berhasil mengidentifikasi semua korban yang ditemukan sebanyak 32 korban.

Tim DVI ini merupakan tim kebanggaan. Karena kemampuan Tim DVI Polri ini tidak bisa terbantahkan, sehingga hasilnya dapat dipertanggung jawabkan.

Selain itu ucapan terima kasih kepada Tim Polwan Polda Jabar, yang melaksanakan giat Tauma Healing bagi anak-anak dan orang dewasa korban bencana tanah longsor yang berhasil selamat. Sehingga anak-anak mampu mengalihkan perhatian dari kejadian yang mereka alami saat terjadinya bencana, dan mereka bisa lebih ceria lagi.

Selanjutnya untuk giat recovery dan relokasi pemukiman masyarakat yang terkena bencana diserahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here