Laporan : Sam Apip/Irman

Sukabumi, metropuncaknews.com – Sedikitnya 20 unit rumah, 2 warung dan 1 Mushola  milik warag Kampung Cengkuk RT03/02 Desa Margalaksana Kecamatan Cikakakak Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi, ludes dilalap Si Jago Merah, Kamis (08/10) sekira pukul 17.10 WIB.

Informasi yang dapat dihimpun, terjadinya kebakaran rumah satu kampung itu, titik api diduga berasal dari arus pendek, yang terjadi di dalam rumah milik salah seorang warga setempat yang bernama Nenek Is.

Kemudian kobaran apa merembet pada bangunan rumah milik tetangganya. Hingga amukan api menghanguskan 20 unit rumah, 2 unit warung dan 1 unit Mushala. Amukan api tersebut hanya menyisakan 3 unit bangunan rumah.

Kobaran api cepat  merembet kesetiap bangunan itu, karena seluruh bangunan yang ada di Kampung tersebut terbuat dari kayu dan beratapkan injuk. Bangunan rumah rumah adat. yang ludes terbakar milik  Apud, Mamad, Erli, Arum,  Isah, Armaja, Abun, Nandang, Enyang, Supriadi, Dirjat,  Ajat, Jumsih, Ace, Hari, Gana, Rusli, Dadan, Ocem, Garlan dan Mushola.

Kebakaran rumah satu kampung tersebut, tidak mengakibatkan korban jiwa. “ Hanya kurugian matrial diperkirakan mencapai sekitar  600 juta rupiah lebih,” kata Ade Oja Kasi Trantib Desa Margalaksana.

Sementara itu, Kasi Dal Op Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, Yayan menambahkan,  pihaknya mengetahui terjadinya kebakaran satu kampung itu, adanya informasi dari warga setempat.

Pihaknya langsung menuju lokasi terjadinya kebakaran, sambil membawa satu unit mobil damkar. Karena melihat kejadian kebakaran cukup mengerikan, tak lama datang lagi 2 unit mobil Damkar untuk membantu menjinakan kobaran api.

Namun biarpun upaya telah dilakukan, tetap saja kobaran api tak bisa dijinakan begitu saja, karena seluruh bahan bangunan rumah terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Dari bahan kayu, bambu dan tutup atap menggunakan injuk.

“ Dari sekian rumah yang berada di Kampung Adat, hanya 3 unit bangunan rumah yang tersisa. Seluruh warga yang rumahnya ludes terbakar sekarang untuk sementara dievakuasi di rumah milik tetangga kampung yang tak jauh dari tempat kejadian, Ucap Yayan kamis (08/10).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here