Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Perhiasan kalung Emas seberat 15 gram milik Nenek Rukiyah (80) alias Nenek Oki, warga Kampung Dermaga Wetan RT 05/05 Desa Neglasari Kecamatan Bojongpicung Cianjur,  raib digondol “tamu tak diundang, Rabu (24/06), sekira pukul 14. 00 WIB. Akibat kejadian tersebut, selain Nenek Oi kehilang kalung kesayangnya, juga mengalami shok.

Informasi yang dapat dihimpun, pelaku adalah seorang wanita. Diperkirakan seusia anak SLTA. Berpakaian batik, celana hitam dan giginya dibehel.

Mulanya, maling tersebut masuk rumah tanpa permisi. Dia langsung duduk di pinggir Nenek Oki dan langsung mijit tangan, punggung  juga mijit seluruh  tubuh Nenek Oki.

Sambil ngobrol, dia mengaku petugas dari Dinas Kesehatan Cianjur, untuk mengobati warga yang sudah pikun. Selang 15 menit, Nenek Oki langsung diguyur air sebanyak dua gayung. Saat itu, pelaku langsung membuka paksa kalung emas yang sedang dipakai Nenek Oki.

Setelah kalung lepas dari leher Nenek Oki, pelaku nyuruh Nenek Oki ngambil handuk untuk menyeka badannya yang basah kuyup. Namun saat Nenek Oke masuk rumah dengan kondisi tertatih tatih ingin ngambil handuk. Pelaku kabur meninggalkan Nenek Oki.

Anehnya seluruh anak dan cucu Neneng Oki, tak ada yang berontak. Seakan cuek bebek dan tak ada yang tahu telah terjadi kejahatan. Selang 30 menit, baru seluruhnya sadar. Itu pun setelah Nenek Oki nangis menanyakan kalung yang dipakainya diambil orang lain.

Sontak saat itu, seluruh anak dan cucunya berteriak minta tolong dan berhamburan keluar untuk mengejar seorang wanita pencuri kalung. Seluruh warga kampung langsung mengejarnya. Namun penjamret itu tak ditemukan.

“ Kondisi Nenek Oki sekarang menjadi depresi, sakit dan tak mau diajak bicara sama siapa pun,” ucap Siti Masitoh (43)alias Imas putri ke 5 Nenek Oki, pada awak media, Kamis (25/06).

Sementara itu, Kepala Desa Neglasari, Enci Nurhayati membenarkan atas kejadian yang dialami Nenek Oki.

Pelaku penjamretan diduga melakukan modus hipnotis. Karena korban dan seisi rumah tak ada reaksi apa-apa saat kejadian. Setelah 30 menit baru sadar. Karena itu diharapkan pada seluruh RT/RW dan masyarakat Desa Neglasari agar waspada. Karena modus kejahatan bisa terjadi, saat lengah.

“ Kami ikut prihatin atas kejadian yang menimpa pada Nenek Oki, semoga Nenek Oki beserta keluarganya diberi kesabaran dan hartanya yang hilang semoga cepat tergantikan berlipat ganda,” tutur Enci, Kamis (25/06).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here