Laporan :Sam /Yadi

Cianjur, metropuncaknews.com – Seorang Kakek yang bernama Jejen (63) tergolek lemah di atas kasur selama 32 tahun. Hal itu terjadi akibat menderita lumpuh setelah mengalami  tabrakan pada tahun 1990 an di Kota Bandung. Sekarang Kakek Jejen hanya bisa pasrah diam bersama anak tunggalnya  Kurniawan (37) warga Kampung  Cidogdog  RT 03/03 Desa Sukaratu Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur.

Kurniawan harus bersabar diri. Karena selain mengurus ayah kandungnya sendiri, ia juga mengurus keluarganya yang memiliki jumlah akan sebanyak 5 orang. Anak pertamanya seusia anak  SMP dan anak yang lainnya masih seusai SD. Sedangkan kondisi ekonominya tergolong kurang beruntung, Senin (29/8/2021).

Kurniawan mengatakan, lumpuhnya Kakek Jejen itu akibat kecelakaan lalulintas di Jalan Cigonewah Bandung pada tahun 1990an. Mobil yang dikemudikan Kakek Jejen tabrkan dengan mobil orang lain. Hingga kulit dan daging pantat Kakek Jejen terkelupas yang sekarang menjadi penyebab penyakit lumpuh permanen.

30 tahun lalu penyakit lumpuh Kakek Jejen bisa sembuh asal berobatnya ke luarnegeri. Tepatnya harus dirujuk ke Jerman. Karena kondisi ekonomi yang tidak mendukung, saat itu juga keluarga langsung memutuskan untuk diurus di rumah saja. Karena jangankan untuk berobat ke Jerman untuk makan sehari-hari saja kesulitan.

Kakek Jejen sepulangnya dari RU Hasn Sadikin Bandung, diurus oleh istrinya Kakek Jejen kurang lebih selama  12 tahun. Namun Tuhan berkehendak lain. Nenek yang mengurus Kakek mendahuluinya  pulang ke rahmatulloh. Sejak itu lah Kakek Jejen diurus sama anak tunggalnya.

” Sejak Mamah meninggal dunia, Kakek Jejen langsung diurus sama saya, biarpun ekomoni saya kurang beruntung,” aku Kurniawan.

Karena itu, Kurniawan mohon bantuan dan doanya dari semua pihak. Supaya Ia diberi kesabaran, tawakal dan dimudahkan rizkinya yang berkah untuk membiayai istri, anak dan ayahnya yang lumpuh permanen.

Dilain pihak, salah seorang pengurus Mascab Laskar Merah Putih Kecamatan Bojongpicung, Ujang Nursabab (38) mengatakan,  pihaknya mengaku baru sekarang ini mengetahui bahwa Kakek Jejen menderita sakit lumpuh permanen dan sudah cukup lama.

Itu pun setelah berkunjung ke rumah temannya Kurniawan anak tunggal Kakek Jejen. Setelah melihat kondisi seperti itu, ia langsung ikut prihatin juga iba. Karena keluarga Kurniawan yang ekonominya kurang beruntung memiliki beban hidup yang cukup berat.

Maka dengan itu, pihaknya mengajak pada semua pihak, khususnya Pemkab Cianjur dan para  donatur untuk sudi kiranya mengulurkan tangan. “ Ikut andil meringankan beban hidup keluarga Kurniawan dan kebetulan ia tak menerima bantuan sosial apapun,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here