Kades Cijedil, anggota Koramil Cugenang dan warga, bantu membersihkan lumpur dan sampah akibat banjir yang melanda SDN Cugenang

Laporan : Shandi

Cianjur,  metropuncaknews.com – Banjir berlumpur yang melanda SDN Cugenang, saat hujan deras kemarin, Minggu (11/11), mengetuk hati Kepala Desa Cijedil selaku wali para murid di sekolah tersebut.

Karena iu, Senin (12/11), semua perangkat Desa Cijedil-Cugenang, beserta Koramil 0805/Cugenang, staff guru, pemuda dan masyarakat, mengevakuasi lumpur bercampur pasir dan sampah setinggi 25-40 cm yang menghampar di lapangan upacara, teras, ruangan kelas dan halaman sekolah.

Dampak dari kejadian tersebut, aktivitas belajar mengajar murid kelas I, II, III, IV, V dan VI dipindahkan sementara ke Gedung Olah Raga  Persatuan Guru Republik Indonesia (GOR PGRI) Kecamatan Cugenang, yang tak jauh dari lokasi SDN Cugenang.

Ditemui di sekolah, Senin (12/11) pagi, Kepala SDN Cugenang Yusuf Suherman mengatakan, ada tunggul pohon masuk got pada saat hujan deras kemarin. Hingga air tersumbat dan meluap dan sekolah kena banjir serta lapangan upacara tertutup lumpur dengan ketebalan mencapai 25 cm. “ Kendati demikian, sekolah tidak diliburkan hanya saja dialihkan ke gedung PGRI Kecamatan Cugenang, ” ungkapnya.

Yusuf menambahkan, miris dan menjadi gamang dengan adanya kejadian seperti ini. Dan yang paling membuat panik adanya lumpur tanah merah bercampur pasir serta sampah memenuhi lapangan upacara. “ Kasihan melihat murid dan para petugas upacara yang sudah jauh-jauh hari sudah latihan, namun pada pelaksanaannya tidak jadi,” keluhnya.

Selanjutnya Yusuf mengimbau pada masyarakat dihulu, supaya tidak membuang sampah ke sungai. “ Selain itu juga kepada para petani, agar tidak asal membuang rumput atau limbah pertanian karena yang menerima dampaknya masyarakat di hilir,” ucap Yusuf Suherman dengan mata penuh haru.

Sementara, Kepala Desa yang merasa terpanggil dengan peristiwa banjir di sekolah kemarin menuturkan, dugaan sementara penyebab banjir adalah adanya tumpukan sampah dari hulu. Selain sampah rumah tangga juga sampah pertanian seperti rumput yang terbawa oleh derasnya air sungai. “ Hingga berdampak terjadinya penyumbatan pada got,” tuturnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/11) pagi.

Karena itu, Kades Cijedil mengajak seluruh masyarakat untuk menghindari dan jangan membuang sampah sembarangan. Karena bisa mengakibatkan banjir. “ Apalagi dimusim hujan seperti sekarang ini, Cugenang bisa menjadi rawan banjir dari Cibeureum (hulu), yang akan terkena dampaknya adalah Cugenang dan Cangklek,” pungkasnya.

Pudin mengharapkan, dari hulu Cipanas, Pacet dan Cibeureum supaya pemerintah desanya mengkampanyekan sampah dan dampak dari kelalaian membuang sampah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here