Kades Sindangsaei Kecamatan Ciranjang, Rina Hadi Suartika

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Sejak dilaksanakannya perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, baru kali ini pada tahun 2020 ada desa yang dipimpin seorang perempuan.  Dia adalah Rina Hadi Suartika.

Rina berhasil menjadi orang nomor satu di Desa Sindangsari setelah pada Pilkades Serentak Februari lalu, berhasil meraih simpati masyarakat dan meraih suara terbanyak pada Pilkades tersebut.

Tentu saja hal itu merupakan sejarah baru di Kecamatan Ciranjang, Pemerintahan Desa dipimpin seorang Srikandi. Karena pada Pilkades yang sudah-sudah, Calon Kades Perempuan hanya mampu tampil sampai dipencalonan semata. Calon Kades Perempuan tersebut, gugur  pada tahapan penghitungan suara. Namun berbeda dengan Rina. Ia berhasil menorehkan namanya sebagai orang pertama yang memimpin pemerintahan desa di Kecamatan Ciranjang.

Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Ciranjang, Iwan Yusup mengatakan, setiap pelaksanaan Pilkades di Kecamatan Ciranjang, calon Kades Perempuan itu pasti ada yang ikut serta mencalonkan dirinya sebagai salah satu kandidat Calon Kepala Desa. Namun tak pernah ada yang lolos menjadi Kades.

Berbeda dengan pelaksanaan Pilkades tahun 2020. Ada dua orang perempuan yang ikut mencalonkan dirinya sebagai Calon Kades. Salah seorang diantaranya adalah  Rina Hadi Suartika. Rina ikut tandang pada Pilkades Sindangsari yang akhirnya mampu memperoleh suara terbanyak diantara calon Kades lainnya.

Karena itulah, munculnya Rina Hadi Suartika sebagai Kades Sindangsari, cukup menyedot perhatian masyarakat Kecamatan Ciranjang. Pasalnya, Rina merupakan perempuan pertama yang menjadi Kades  di Kecamatan Ciranjang. Tentunya hal itu merupakan sejarah baru bagi masyarakat di Kecamatan Ciranjang.

Selain itu menandakan, masyarakat Desa Sindangsari khususnya dan  umumnya warga Kecamatan Ciranjang, sudah tidak tabu lagi dengan adanya pimpinan seorang  perempuan,

 “ Kini masyarakat tidak mempermasalahkan gender, yang dinilai masyarakat memiliki kemampuan untuk memimpin jalannya roda pemerintahan desa,” kilah Iwan.

Sementara itu, Rina saat dihubungi menuturkan, ia tersirat ingin mencalonkan diri sebagai Kades Sindangsari, mulanya hanya coba-coba saja. Namun ditengah perjalanan pencalonan, ternyata banyak yang mensuport, memberikan dukungan dari berbagai kalangan masyarakat, baik dari para kiyai, ulama, ustadz dan tokoh masyarakat lainnya.

Dukungan moril itulah yang menjadi penyemangat untuk melaksanakan perubahan pelayanan dan pembangunan di Desa Sindangsari. “ Kepercayaan masyarakat tersebut tentunya tidak akan disia-siakan begitu saja, melainkan akan dijadikan pendorong semangat dalam bekerja. Insya Alloh saya berkerja semasimal mungkin demi kemajuan dan kesejahteran warga Desa Sindangsari,” tutur Rina, sekaligus mengakhiri perbincangannya dengan meropuncaknews.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here