Pelantikan anggota KPPS dan PPS Desa Limbangansari

Laporan : Shandi/Dani

Cianjur, metropuncaknews.com – Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilihan Umum 2019 dan Panita Pemungutan Suara (PPS) Desa Limbangansari, dilantik dan diambil sumpah dan janjinya. Pada acara tersebut, Kepala Desa Limbangansari menghimbau agar semua yang terlibat di kepanitiaan bersikap netral, Rabu (3/4).

Pada kegiatan tersebut, semua calon anggota KPPS dan petugas ketertiban sewilayah Desa Limbangansari pun dihadirkan.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) tertanggal 03 April 2019, PPS Desa Limbangansari berjumlah 3.603 laki-laki dan 3.561 perempuan. Jadi total pemilih 7.164 hak pilih. Mereka itu nantinya akan memberikan  suaranya di 33 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Berdasarkan keputusan KPU RI No. 1944/ PL 02 KPTI 01/ KPU/ XII/ 2018, ada 5 jenis kertas suara di Pemilu 2019. 

1. Abu-abu, yaitu Surat Suara Pemilu Presiden dan Waldi Presiden. 2. Merah Surat Suara Pemilu Anggota DPD RI. 3. Kuning Surat Suara Pemilu Anggota DPR RI. 4. Biru Surat Suara Pemilu Anggota DPRD Provinsi . 5. Hijau Surat Suara Pemilu Anggota DPRD Kabupaten/kota.

Dalam sambutannya Ketua PPS Desa Limbangansari Muhamad Jaenudin mengatakan, sesuai dengan PKPU No. 07/ 2017 tentang Tahapan Program dan Jadwal Penyelenggaran Pemilu 2019 dan PKPU No. 05 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Petugas KPPS pada Pileg dan Pilpres 2019 saat ini, sangatlah berat di banding dengan Pemilu-pemilu sebelumnya. Karena pada Pemilu yang diselenggarakan pada tanggal 17 April 2019 nanti, setiap Pemilih akan mendapatkan 5 jenis Surat Suara.

“ Nantinya ada petugas yang akan mnjelaskan, maksudnya agar para Pemilih tidak salah memasukan Surat Suara kedalam Kotak Suara yang telah ditentukan,” terangnya.

Jaenudin berpesan kepada semua KPPS agar pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 nanti berjalan dengan lancar, sukses dan kondusip. Selain itu, juga selaku penyelenggara pun diharapkan bersifat netral.

PPL Desa Limbangansari Lena Marliana menambahkan, diharapkan Pemilu sekarang bisa berjalan aman, lancar dan damai. Nah, menyikapi terjadinya serangan fajar pada saat pemilihan nanti, pihak Bawaslu sudah menyiapkan satu orang pengawas di masing-masing TPS, tambahnya.

Ditemui seusai kegiatan, Babinsa Desa Limbangansari Aiptu Dindin Solihin menegaskan, Kapolres telah memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk tidak menyentuh langsung peralatan atau kotak suara.

” Tentunya itu harus benar-benar dipersiapkan dan kami pun jauh-jauh hari sudah berkoordinasi dengan pihak pelaksana,” ujarnya.

Sebagai pihak keamanan, masih kata Dindin, pihaknya mengharapkan para KPPS dan anggotanya bersifat netral. Tidak menonjolkan dukungannya. “ Supaya pada saat pemilihan nanti bisa berjalan aman, lancar dan damai,” tegasnya.

Sementara Kepala Desa Limbangansari Agus saat ditemui awak media mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan-persiapan mulai dari tingkat RT/RW dan lembaga lainnya. Tentunya semua itu ditunjang oleh panitia pemungutan suara.

” Saya sudah tekankan kepada para KPPS dan petugas pemilihan di Desa Limbangansari, supaya mereka bersikap netral. Artinya tidak menunjukan dukungannya kepada salah satu calon,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here