Laporan : Sandi/Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Mewakili Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto SI.K, SH, M.Hum, Kabag Ren Polres Cianjur Kompol Iwan Mustawan, SH melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Musri Cilaku di Kampung Cipining RT. 06/06 Desa Rahong  Kecamatan Cilaku Cianjur Jawa Barat, Kamis (23/01)

Hadir pada kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres Cianjur, Paur Humas Polres Cianjur, Personil Propam Polres Cianjur, Personil Polwan Polres Cianjur, Bhabinkamtibmas Desa Rahong, Babinsa Desa Rahong , Alim Ulama Desa Rahong , Ketua MUI Desa Rahong, Sekretaris Desa Rahong dan Santriawan dan Santriawati yang berjumlah sekitar 100 orang.

” Silaturahmi ini merupakan ajang untuk meningkatkan tali silaturahmi, antara Polres Cianjur dengan Ponpes Miftahul Huda Al-Musri Cilaku,” kata Iwan Mustawan.

Lanjutnya, para santriawan-santriawati ini merupakan generasi penerus bangsa yang mempunyai mental dan akhlak yang baik. Untuk itu, diharapkan santri-santri inilah yang bisa menjadi generasi penerus bangsa.

” Santriawan-santriawati ini juga harus paham bahaya dari berita-berita hoax, artinya mana yang bener dan mana yang belum tentu kebenarannya,” tambahnya.

Iwan juga meminta doa kepada para pengurus santri dan para santri, untuk kelancaran pilkades yang akan segera diselenggarakan di Kabupaten Cianjur dalam waktu dekat ini.

Sebelum meninggalkan lokasi pondok Pesantren, Kabag Ren Polres Cianjur Kompol Iwan Mustawan, memberikan bingkisan berupa sembako.

Sebagai kenang-kenangan untuk mengabadikan moment tersebut, dilanjutkan dengan foto bersama para santri dan pengurus pondok pesantren.

Sementara Sekretaris Desa Rahong H. Rudi Salam yang hadir pada kegiatan tersebut, mengaku kaget. Karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya, sehingga ketika rombongan datang ke pondok pesantren hanya sealakadarnya, tidak ada jamuan khusus untuk para tamu dari pihak Kepolisian Resort Cianjur.

” Atas nama pemerintah desa dan pribadi, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya, karena tidak bisa menjamu para tamu yang datang. Mengenai berita-berita Hoax, insya allah para santri disini, saya yakin bisa memilih dan memilahnya, karena pihak pondok pesantren pun tidak memberikan kebebasan penggunaan Hp Android, adapun Hp yang dipakainya Hp-hp jadul yang penting kan masih bisa berkomunikasi dengan keluarganya saja,” ungkap Rudi Salam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here