Keluarga menunggu kedatangan Almarhum Bahar di rumah duka

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Jenazah almarhum Bahar Rahmat (28) bin Kurnia warga Kp Haurwangi RT 01/04 Desa /Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, yang meninggal dunia di Kapal Penangkapan ikan di laut lepas, pada Juli 2020, sekarang Jasad almarhum Bahar sedang berada di perjalanan menuju rumah duka. Jenazah Almarhum Bahar dipulangkan pihak perusahaan nelayan penangkapan ikan.

Informasi yang dapat dihimpun, almarhum Bahar Rahmat bekerja di Kapal nelayan penangkapan ikan, baru baru 9 bulan lamanya. Namun pada Juli 2020 dikabarkan meninggal dunia di dalam Kapal akibat sakit. Berdasarkan permintaan pihak keluarga, jasad jenazah Bahar minta dipulangkan dan akan dimakamkan di kampung halamannya.

Permintaan pihak keluarga Bahar (Alm) tersebut dikabulkan pihak perusahaan. Konon katanya, sekarang jenazah almarhum Bahar dipulangkan dari Negara Piji Negara bagian Afrika menuju Indonesia.

Menurut keterangan, jenazah Bahar sekarang ditransitkan di Papua. Selanjutnya dari Papua diterangkan ke Bandara Sukarno Hatta Jakarta, yang direncanakan akan sampai di rumah duka Haurwangi, pada Jumat 06/11 sekira pukul 04,00 WIB dini hari. Pemulangan jenazah almarhum Bahar akan dikawal oleh pihak Kementerian Tenaga Kerja beserta lembaga terkait.

Pihak keluarga almarhum bersama masyarakat setempat telah selesai membuat liang lahat untuk pemakaman Jenazah almarhum Bahar nanti. “ Lokasinya di tempat pemakaman milik keluarga yang tak jauh dari rumah duka,” kata Endang Kohar  yang juga merupakan keluarga almarhum Bahar Rahmat.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kecamatan Haurwangi, Bah Unung (65) menambahkan, almarhum Bahar Rahmat sebelum berangkat kerja di Kapal Nelayan, pernah bekerja di PT. QL Agrofood Haurwang. Almarhum hampir tiap hari bermain ke rumah Bah Unung.

Namun sejak itu, almarhum sering mengeluh karena punya penyakit hernia (turun bero). Diduga kuat, meninggal dunianya almarhum Bahar, karena kecapaian dan penyakit hernianya kambuh, ” Bahar Rahmat memilki riwayat penyakit Hernia,” ujar Bah Unung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here