Jembatan Leuwi Keuris di Desa Cibangala ambruk membuat perekonomian masyarakat lumpuh. (Foto: Zenal Mustari)

Laporan : Zenal Mustari

Cianjur, metropuncaknes.com — Ambruknya jembatan Leuwi Keuris di Desa Cibanggala, Kecamatan Campakamulya, Cianjur, Jawa Barat (Jabar) membuat perekonomian warga mulai terkendala. Aktivitas masyarakat nyaris lumpuh akibat masalah pada akses jalan tersebut.

Kepala Desa Cibanggala Mahmud Romli mengatakan, jembatan yang ambruk itu merupakan penghubung jalur transportasi warga.

” Akibat jembatan ambruk, perekonomian warga mulai melemah karena aktivitas jual beli hasil bumi terkendala,” kata Mahmud pada awak media saat dikonfirmasi melalui sambungan telponnya, Senin (25/5/2020).

Menurut dia, dampak dari jembatan ambruk juga mengakibatkan pembangunan di desanya terhambat. Mereka sulit untuk mengantar material bahan bangunan.

Mahmud menjelaskan, jalur jalan tersebut kini tidak bisa dilalui mobil dan motor, hanya pejalan kaki saja yang bisa melintas.

” Sebelumnya kami bersama warga mau berinisiatif untuk membangun jembatan sementara, namun melihat air sungai yang masih deras. Jadi urung, karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar dia.

Sementara itu guna kompirmasi terkait perbaikan jembatan yersebut, wartawan sudah mencoba untuk menghubungi Kepala UPTD Pekerjaan Umun Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRTRKP) Cabang Sukanagara, Kabupaten Cianjur. Namun, hingga berita ini ditulis yang bersangkutan belum biasa dihubungi.

Wartawan pun mencoba menghubung pihak PUPR lainnya dan jawaban terkait perbaik jembatan itu akan dilakukan setelah lebaran ini.

” Ya, informasi didapat kalau perbaikan jembatan leuwi Keris yang ada di Desa Cibanggala Kecamatan Campakamulya itu akan segera dilakukan perbaikan secepatnya. Insya alloh setelah lebaran,” kata Aris kepala UPTD PUPR Cabang Cibeber.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here