Plt Bupati Cianjur, saat melantik dan mengukuhan kepengurusan Forum RT/RW

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com -Jelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Cianjur, Jawab Barat, mendadak banyak masyarakat Cianjur yang membentuk berbagai komunitas. Hampir dapat dipastikan, komunitas tersebut nantinya bakal dijadikan ujung tombak untuk mendukung salah satu pasangan calon.

Seperti halnya baru-baru ini, beberapa orang tokoh masyarakat Kabupaten Cianjur, telah membentuk Forum RT/RW Cianjur. Anggota forum tersebut dikukuhkan dan dilantik Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman ST, di halaman Pendopo Cianjur, pada Jumat (26/06) sekira pukul 16,00 WIB.

Tentu saja dikukuhkan dan dilantiknya pengurus Forum RT /RW Kabupaten Cianjur tersebut menuai kontroversi. Pasalnya, Forum RT /RW diduga sebagai tandingan Asosiasi RT/RW (ARWT) yang notobene kepengurusannya berskala nasiaonal. Selain itu, keberadaan ARWT di Kabupaten Cianjur telah berdiri cukup lama juga telah dikenal masyarakat banyak. 

Salah seorang pemerhati politik Kabupaten Cianjur, Erwin Winarko (50) mengatakan, dikukuhkan dan dilantiknya kepengurusan Forum RT/RW Kabupaten Cianjur, itu merupakan hal biasa. Karena di Kabupaten Cianjur, banyak oknum tokoh masyarakat yang latah. Hingga setiap ormas, asosiasi atau Forum selalu ada tandingan yang tujuaan dan maksudnya sama. 

Contoh kongritnya muncul produk baru yang diberi nama Forum RT/RW. Padahal semua itu tujuan dan kinerjanya sama. Namun kadang, selain sebagai mitra kerja pemerintah dalam mengayomi masyarakat juga dijadikan mesin politik. Yaitu untuk menyukseskan salah satu Paslon, Gubernur, Bupati atau Caleg dari partai tertentu. 

Maka dengan dengan dikukuhkan dan dilantikya pengurus Forum RT/RW Kabupaten Cianjur, jangan salah kalau ada yang menduga  itu sebagai tandingan ARWT yang kepengurusannya sudah terbentuk sampai tingkat desa. Bila dua organisasi tersebut berjalan maka akan membingungkan para ketua dan pengurus RT/RW. Harus kemana mereka mengikuti program yang disodorkannya. 

” Alangkah bijaknya jika Plt Bupati Cianjur, dalam menyikapi hal tersebut, berlaku adil dan bijak terhadap kedua organisasi RT/RW jangan ada kesan berat sebelah, apalagi memiliki asumsi bahwa ARWT ciptaan Bupati lama Tjetjep Muchtar Soleh,” ucap Erwin. 

Sementara itu, Ketua Forum RT/RW Kabupaten Cianjur H.Daseng Hakimi menjelaskan, setelah dikukuhkan dan dilantiknya kepengurusan Forum RT /RW Kabupaten Cianjur, pihaknya berucap syukur. Karena setelah itu akan fokus mengurus kesekretariatan dan perangkat administrasi kepengurusan tingkat kabupaten. 

Setelah itu, akan melaksankan pembentukan pengurus Forum RT/RW tingkat kecamatan dan kepengurusan di tingkat desa. “ Karena semua itu telah mendapat respon dari seluruh camat dan para kepala desa yang ada di Kabupaten Cianjur,” kilah Daseng.

Selain itu, ia menegaskan, Forum RT/RW bukan tandingan ARWT. Melainkan sebagai mitra kerja yang program garapannya akan berbeda. Meski ada juga yang sama dan biarkan ARWT berjalan sesuai dengan programnya. 

“ Karena  ARWT dibentuk hanya di Kabupaten Cianjur saja sedangkan Forum RT/RW itu, adanya respon positif dari Gubernur Jawa Barat, karena itu disetiap kota/kabupaten yang ada di Jawa Barat harus dibentuk Forum RT/RW,” ujar Daseng.  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here