Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Arriyadussholihin KH. Rizalul Quwais

Laporan L Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Jelang pengumuman hasil Pemilu Serentak 2019, utamanya hasil perolehan suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, suhu politik semakin memanas. Hal tersebut tidak terjadi di kota-kota besar saja, di pelosok daerah pun suhu politik terasa memanas. Seperti yang terjadi di Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Arriyadussholihin KH. Rizalul Quwais di Kp. Ganaria Desa Hegarmanah Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, mengimbau para santrinya dan juga warga Bojongpicung agar tetap tenang dan sabar menunggu hasil Pemilu dari KPU Pusat.

Demikian pula terkait soal people power, Pak Kiayi mengatakan, hendaknya masyarakat jangan mudah terprovokasi. Apalagi sampai ikut-ikutan melakukan aksi ke Jakarta.

Intinya, jangan mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoax). Karena nantinya bisa menimbulkan gejolak dan akhirnya dapat merugikan diri kita sendiri dan orang lain.

“ Lebih baik kita menunggu pengumuman hasil perolehan suara baik Pilpres maupun Pileg dari KPU Pusat di rumah melalui siaran televisi,” ujarnya menegaskan.

Dan yang lebih utama, lanjutnya, kita semua harus mampu menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). 

“ Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa, agar tetap rukun dengan sesama serta lebih meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

Hal tersebut diungkapkan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Arriyadussholihin KH. Rizalul Quwais saat disambangi Kapolsek Bojongpicung dalam rangka silaturahmi dan meningkatkan jalinan kerjasama dan kemitraan antara maro dan Ulama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here