Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Sebanyak 15 Gereja yang ada di Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, jelang pelaksanaan Natal dan pergantian tahun baru 2020 /2021, dijaga ketat personil  keamanan. Seperti hanya personil keamanan dari Kepolisian, Koramil, Satpol PP dan dari Puskesmas kecamatan setempat.

Selain dijaga ketat oleh pihak keamanan, pihak Gereja juga diwajibkan mematuhi protokol kesehatan Covid 19. Seperti melakukan penyemprotan disinspektan, jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan.

Kapolsek Ciranjang Kompol Kuslin, SH menjelaskan, seluruh gereja yang ada di Kecamatan Ciranjang, itu sebanyak 16 gereja. Diantaranya di Desa Sindangjaya sebanyak 9 gereja, Kertajaya 4 gereja, Sindangsari 1 gereja dan di Desa Ciranjang 1 gereja,

Sedangkan yang dipakai kebaktian pada hari Natal, Jumat (25/12-2020) sebanyak 13 gereja. 2 gereja tidak dipakai karena seluruh jemaatnya ikut kebaktian di gereja lainnya yang tak jauh dari tempat mereka.

Seluruh personil keamanan dari pihak Kepolisian Ciranjang, ditiap gereja ditugaskan menjaga sebanyak 2 orang anggota dibantu dari anggota dari Koramil, Satpol PP dan pihak Kesehatan. Hal itu dilaksankan selama 24 jam dan selama 14 hari. Pelaksanaannya  mulai pada hari H sampai akhir pergantian tahun baru 2020 – 2021.

Selain itu, penjagaan arus lalulintas jalan raya Ciranjang – Bandung,  mulai dilaksankan besok hari dengan petugas sebanyak 7 orang anggota Polantas. Karena kekurangan anggota, maka pihaknya dibantu anggota kepolisian dari Polres Cianjur dan dari Polsek Bojongpicung.

“ Maka dengan adanya itu, semoga penjagaan keamanan pelaksanaan Natal dan pengganti tahun baru terlaksana dengan tertib aman dan lancar,” ujar Kuslin.

Sementara itu, salah seorang jamaat Gereja Kerasulan Baru Kp Rawa Selang Desa Kertajaya Ronius Embeng alias Oyon (68) mengatakan, pelaksanaan Natal dan pergantian tahun baru 2020 /2021, tidak akan dilaksanakan perayaan seperti tahun sebelumnya.

Karena kondisi sekarang dalam keadaan darurat. Yakni akibat adanya wabah Covid 19. Hingga sebelum dilaksanakan kebaktian, dilaksanakan dulu penyemprotan disinspektan, cuci tangan sebelum masuk gereja, wajib mengunakan masker dan jaga jarak.

“ Diharapkan besok pagi seluruh jemaat yang mau melaksanakan kebaktian dibagi dua termen, yakni termen pertama mulai pukul 7,00 WIB dan termen ke dua mulai pada pukul 10,00 WIB dan pergantian tahun baru pun tidak ada pesta,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here