KapolresCianjur AKBP Soliyah

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Guna menciptakan kondisi aman dan nyaman, khususnya menjelang pengumuman KPU dan lebaran. kepolisian Resor Cianjur mengadakan razia kendaraan dan operasi penyakit masyarakat (Pekat). Kegiatan tersebut dilakukan di jalur menuju keluar kota, terutama JakartaSelasa (21/5).

Ditemui dilokasi, Kabagrem Polres Cianjur Murdiono S.H mengatakan, yang pertama kita melakukan razia cipta kondisi. Kedua penyakit masyarakat (pekat). Sasarannya adalah mencegah terjadinya kriminalitas dan kemungkinan adanya orang-orang yang membawa senjata tajam (sajam), senjata api (senpi), bahan peledak atau benda-benda lainnya yang dapat membahayakan masyarakat.

” Dalam kegiatan ini, kita ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Muslim yang melaksanakan ibadah puasa serta ibadah-ibadah lainnya di bulan Ramadhan ini,” katanya.

Adapun tujuan kegiatan ini, supaya masyarakat lebih mencintai Polri. Karena inilah salah satu perintah yang harus dilaksanakan dengan penu rasa tanggung jawab.

” Yang dilibatkan dalam operasi ini terdapat empat puluh personil dan lima perwira baik Pama maupun Pamennya,” ujarnya.

Sementara Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, mengatakan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut kegiatan yang sebelumnya.

” Melaksanakan razia dari siang sampai malam ini terbagi menjadi lima titik yaitu di TMC, Tugu Pramuka, Mapolsek Ciranjang, Pacet dan Warungkondang,”

Lanjutnya, alhamdulillah sampai saat ini tidak ditemukan ada yang mencurigakan.

” Semua yang kita temui, memang betul-betul penumpang yang perjalanan dari Bandung, ada yang ke Bogor juga Depok. Hampir rata-rata yang hendak pulang ke rumahnya masing-masing. Ada pula yang mau menengok saudaranya disana,” jelasnya.

Disinggung mengenai penyekatan aksi massa 22 Mei ke gedung KPU pusat, Kapolsek Cianjur mengatakan, ini juga kegiatan untuk meminimalisir. Agar tidak banyak massa yang berbondong-bondong ke gadung KPU. Karena sebelumnya kita bisa memberikan aspirasi. Dan kalaupun ada perwakilan, cukup perwakilan saja tidak perlu kesana semua. Artinya cukup melihat pemberitaan di televisi.

” Ya, Sampai dengan malam ini dari Cianjur belum ada yang berangkat. Tapi kemungkinan nanti setelah sahur. Kalau yang terdata ada lima sampai sepuluh mobil. Karena ini masih tentatif, yang jelas-jelas kita pantau ada lima mobil,” kata Kapolres Cianjur diamini Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani.

Terakhir ia menambahkan, kegiatan operasi ini akan berlangsung sampai pukul 05.00 WIB pagi. Dilakukan secara bergantian dan masing-masing tim mendapat waktu dua jam, tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here