Jamaah haji Kolter 27 asal Cianjur mendapat kunjungan dari anggota DPR RI Komisi 8

Laporan : Rudi Salam Langsung dari Makkah Saudi Arabia

Makkah, metropuncaknews.com – Jamaah Haji Indonesia asal Cianjur Jawa Barat yang tergabung di Kloter 27 kini masih berada di Hotel Syisyah 210. Pada Sabtu (18/8) dikunjungi anggota DPRI Komisi 8.

Kunjungan anggota DPRI tersebut diterima di Mushola Hotel Syisyah. Hadir pada acara tersebut, Ketua Kloter 27, Wakil Bupati Cianjur H. Herman, seluruh jamaah, perwakilan dari Kemedag Cianjur serta Tim Kesehatan Jamaah.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Cianjur H. Herman mengatakan, Alhamdulillah, sampai saat ini dirinya beserta jamaah haji asal Cianjur dalam keadaan sehat walafiat.

Ketua Kloter 27 H. Herman saat menerima kunjungan DPRI Komisi 8 di Mushola Hotel Syisyah Makkah

Selanjut Herman menjelaskan, almarhum Arif Hidayat asal Cianjur yang meninggal dunia di Makkah, sudah dapat disholatkan di Masjid Harom. Bahkan, lanjut Herman, alhamdulillah oleh pihak Saudi Arabia diutamakan dan dinyatakan sebagai keluarga kerajaan. Karena almarhum memakai kain coklat. Sebab, kalau yang biasa-biasa memakai kain hijau.

“ Kami atas nama Pemerintahan Kabupaten Cianjur mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingginya pada pemerintah dalam hal ini penyelenggara haji yang telah meningkatan lanyanan haji,” kata Herman.

Pada tahun ini, kata Herman,  jamaah mendapat layanan bus sholawat dan makan 40 kali serta saat di bandara tidak mengantri. Tahun sebelumnya saat di bandara jamaah harus mengantri hingga berjam jam. Kalau sekarang hanya lewat saja.

Namun sayang, 4 hari menjelang Armuna, bus sholawat dan jatah makan dihentikan. Padahal jamaah saat ini perlu asupan gizi yang baik untuk persiapan di Armuna.

“ Namun demikian, kami mengerti ini adalah kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang tentunya sudah mempertimbangkan aspek baiknya buat jamaah seluruh dunia yg ada di Makkah ini,” jelasnya.

Menurut Herman, saat ini yang perlu diperbaiki adalah berkenaan telekomunikasi. Karena banyak jamaah yang membeli paket quota di galeri Cianjur, tapi banyak yang tidak bisa diaktifkan.

Sementara itu anggota DPR RI Prof.Dr. H .Deding Ishak dalam samabutannya mengatakan, Komisi 8 DPRI sudah melakukan perbaikan-perbaikan yang Alhamdulillah sudah dapat dirasakan hasilnya.

“ Kami datang untuk memastikan bahwa perbaikan layanan haji ini sudah berjalan sesuai dengan aturan, kalau toh ada kekurangan tentunya ini untuk bahan evaluasi kami ke depan,” ujarnya.

Jamaah asal Cianjur  dari Desa Rahong Kec Cilaku, Agus mengusulkan, adanya inventaris kursi roda untuk lansia atau jamaah yang memerlukan kursi roda. Mengingat banyak jamaah yang kesulitan mendapatkan kursi roda. Kalaupun harus beli sendiri harga mahal  dan setelah dipakai mau dikemanakan. “ Karena kalau mau dikirimkn ke tanah air ongkosnya mahal,” tegas Agus.

Atas masukan dan usulan tersebut, DedingIshak mengatakan, semua masukan dan usulkan jamaah akan disampaikan pada pihak yang berwenang. Sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan layanan haji kedepannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here