Jalan di Desa Cisitu yang penuh kubangan air dan lumpur

Laporan: Badri/Tim

Sukabumi, metropuncaknews.com – Satu diantara sekian banyak jalan penghubung antar kecamatan di Kabupaten Sukabumi, nampaknya perlu perhatian khusus pemerintah. Pasalnya, jalan kurang lebih sepanjang 12 KM ini, sudah nampak seperti sungai lumpur dimusim penghujan dan berdebu tebal dimusim kemarau.

Jalan tersebut berada di Desa Cisitu, Kecamatan Nyalindung. Jalan tersebut membentang hingga ke Desa Citamiang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi.

Genangan air dan lumpur terdapat dimana-mana diantara hamparan batu kerikil. Begitulah keadaan jalan penghubung dua desa di dua kecamatan. Sehingga wajar kalau masyarakat mengeluhkannya.

Keprihatinan masyarakat akan kondisi jalan yang dirasa kurang perhatian dari pemerintah, membuat mereka geram dengan para calon legislatif dan yang sudah jadi anggota Dewan.

Jauh bertolak belakang antara ucapan dan kenyataan. Janji-janji yang pernah diucapkan pada saat kampanye, jauh berbeda pada saat setelah duduk di kursi kemenangan sebagai wakil rakyat.

Berdasarkan hasil pantauan metropuncaknews.com, Sabtu (8/12) di lapangan dengan menyusuri jalan tersebut, ternyata benar adanya. Kubangan lumpur nyaris terdapat di sepanjang jalan tersebut. Hingga jalan tersebut nampak seperti sungai lumpur. Karena itu, tidak sedikit pengendara sepeda motor yang terjatuh di jalan itu.

Salah seorang pengguna jalan, Usman (38) warga Desa Cisitu saat ditemui mengaku,  pernah terpeleset ketika hendak pulang seusai mengantar barang dari pasar Baros Sukabumi.

” Hampir setiap hari saya melewati jalan ini untuk mengantar barang dagangan ke pasar Baros Sukabumi. Kalau hujan turun jalan menjadi licin berlumpur, saya pun sering terpeleset hingga hampir terprosok ke semak-semak, selain itu juga saya sering melihat kendaraan lain yang jatuh karena jalan licin,” kata Usman saat ditemui, Sabtu (8/12).

Lanjut Usman, dijalan yang kondisinya seperti ini, bagaimana masyarakat mau sejahtera. Sementara jalan yang merupakan salah satu akses penopang perekonomian masyarakat tidak menunjang. “Kalau seperti mau bagaimana,” ujar Usman.

 

Dimusim kampanye seperti sekarang ini, Usman mengharapkan ada salah satu Caleg yang mau membangun jalan ini sebagai sarana kampanyenya.

” Mudah-mudahan saja, ada caleg yang kampanyenya membangun jalan penghubung antar desa di dua kecamatan ini, dan kalaupun nantinya menyalahi aturan karena tidak sesuai prosedural kampanye. Menurut saya yang orang bodoh, menanamkan kebaikan di dunia itu akan menjadi ladang amal di akherat nanti,” pungkasnya.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh salah seorang warga yang saat itu berada warung tempat awak media minum kopi.

Ia mengatakan, pas banget kalau ada calon anggota dewan datang kesini, kemudian membangun jalan ini. Pasti masyarakat juga sugema. “ Kalau boleh jujur masyarakat di dua desa dua kecamatan ini sangat mengharapkan pembangunan jalan ini, untuk menopang berlangsung perekonomian masyarakat,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here