Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Intensitas hujan yang tinggi, mengakibatkan tebing hutan Wangunjaya longsor. Tepatnya di jalan poros desa Kampung Cibengang RT 01/02 Desa Wangunjaya Naringgul Cianjur Jawa Barat, Rabu (25/03) sekira pukul 11.30 WIB.

Jalan poros desa yang menghubungkan Desa Wangunsari, Wangunjaya dan sebagian Desa Malati, terputus hingga 20 meter.  Akibat kejadian itu ribuan warga dari tiga desa terisolir.

Beruntung tak ada korban jiwa pada kejadian itu. Karena saat kejadian jalan tampak sepi. Mengetahui hal itu, warga dibantu anggota POLRI, Satpol-PP Kasi terantib dan Kesra bahu membahu membersihkan material longsoran dengan alat seadanya.

KasibTrantib sekaligus Kesra Kecamatan Naringgul Enang Sumantri mengatakan, longsor tebing Wangunjaya dengan ketinggian 100 meter itu, mengakibatkan jalan poros desa putus dan amblas sepanjang 20 meter dengan lebar jalan 3 meter. Sehingga tidak bisa dilalui oleh warga. Baik yang mengunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

” Kejadiannya sekitar pukul 11.30 WIB, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor itu, namun dampak dari longsor tersebut, ribuan warga dari tiga desa terisolir karena putusnya jalan,” kata Enang.

Lanjut Enang, hal ini terjadi diduga karena terjadinya hujan beberapa hari yang lalu. Saat ini pihaknya bersama nggota Polsek dan warga sedang membersihkan material longsoran yang menghalangi jalan. Seperti longsoran tanah agar bisa dilewati kendaraan.

” Pembersihan material longsoran ini, hanya sementara saja kalau untuk evakuasi total ini perlu perbaikan sebab dengan kontur jalan yang bertebing dan putus jadi harus ekstra hati-hati,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Kaur Pem Desa Wangunjaya. Dia menambahkan, jalan poros desa putus dan amblas akibat tidak kuat menahan material batu dan tanah dari tebing hutan Wangunjaya. Padahal jalan itu merupakan  akses jalan satu satunya bagi warga ditiga desa.

” Saya berharap, pemerintah daerah segera memperbaiki jalan poros desa yang menghubungkan tiga desa itu, sebab itu jalan akses desa satu satunya, tidak ada jalan lain selain kejalan itu, adapun ada jalan alternatif, jauh harus memutar kearah kampung Cibogo Sukajadi sehingga memakan waktu berjam-jam dan ratusan kilometer,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here