Tim Monev Kecamatan Ciranjang sedang menyaksikan perbaikan jalan desa

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (Monev) pihak Kecamatan Ciranjang, pembangunan cor beton  ruas jalan sepanjang 320 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 15 Cm, yang membentang di tengah pesawahan menuju Kampung Neglasari RW, 05, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, sekarang tengah direnovasi pihak Tim Pelaksana Kegiatan Desa (TPKD). Pasalnya,  cor beton jalan desa yang baru selesai dibangun banyak retakan akibat tanah disekitar tengah sawah labil.

Salah seorang Petugas Monev Kecamatan Ciranjang, Surahmat (47) menjelaskan, perbaikan ruas jalan des di Kampung Neglasri RW 05 Desa Cibiuk, hasil melaksanakan Monev administrasi pembangunan. Kemudian Monev kelapangan melihat pisik yang diterapkannya. Ternyata, cor beton jalan tersebut banyak retakan. Hingga Tim Monev minta segera diperbaiki. Karena kalau dibiarkan, nantinya akan lebih parah lagi kerusakannya.

Retaknya cor beton jalan tersebut, diduga akibat  struktur tanahnya labil. Karena lokasinya berada berada ditengah pesawahan dan terlalu cepat digunakan lalu lintas kendaraan. Seharusnya minimal 20 hari baru bisa dilalui motor dan mobil. Karena itu baru 12 sampai 15 hari sudah dibuka.

Karena itu, jalan tersebut diperbaiki lagi dengan menggunakan adukan semen. Diharapkan, ruas jalan desa tersebut, lebih kuat dan kontruksi lebih awet, dibanding sebelumnya. “ Juga kepada seluruh warga setempat mohon sabar setelah diperbaiki jangan dulu dilalui motor maupun mobil, tapi kalau dilalui para pejalan kaki sudah 10 hari dari setelah diperbaiki itu sudah bisa dilewati,” ucap Surahmat.

Sementara itu, Kepala Desa Cikiuk, Yandi Ruhyandi Z mengatakan, memang benar adanya bahwa ruas jalan desa di Kampung Neglasri baru selesai diperbaiki. Karena setelah dilakukan Monev banyak yang retakan ditengah cor beton jalan. Padahal campuran bahan mateial dengan semen itu sesuai dengan RAB yang ada.

Biarpun seperi itu, tetap saja pihak Pemerintahan Desa Cibiuk, betanggung jawab untuk memperbaikainya. Karena selain Kepala Desa sebagai penangung jawab anggaran, juga ingin mensejahtrakan masyarakat. Karena dengan adanya ruas jalan yang baik dan mulus maka akan mampu mendongkrak roda perekonomian seluruh masyarakat.

“ Dihatapkan kepada masyarakat setempat mohon pengawasannya, setelah diperbaiki jangan terlalu cepat dilalui mobil maupun motor selama belum kering, minimal 10 hari setelah dioerbaiki,” jelas Yandi kemarin pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here