Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Ismail Selaeman alias Iyang (64), warga Kp Sukasari RT 03/07 Desa Ciranjang Kecamatan Ciranjang Cianjur, ditemukan sudah tak bernyawa mengambang di kali Cibiuk. Tepatnya di Kp Cibiuk, RT 01 /11 Desa Cibiuk Kecamatan Ciranjang, Selasa (07/07) sekira pukul 11.00 WIB.

Informasi yang dapat dihimpun, jasad korban ditemukan salah seorang warga setempat yang bernama Eli Sumyati. Saat itu Eli  hendak hendak mencuci alat dapur dan pakaian ke kali Cibiuk.  yang lokasinya hanya beberapa meter dari rumahnya.

Sesampainya di pinggir kali Eli dikagetkan dengan adanya sosok mayat yang mengambang di pinggir kali. Kondisi tengkurep. Sontak saat itu juga ia menjerit menta tolong sambil lari menuju rumahnya dan langsung memberitahukannya pada ayahnya.

Karuan saja, saat itu pula banyak warga lainnya berdatangan hingga heboh. Warga pun segera mengevakuasi korban ke pinggir kali. Selidik punya selidik, ternyata jenazah tersebut adalah Ismail Suleman alias Iyang, Warga Kp. Sukasari, Desa Ciranjang, yang saat itu sedang menjala ikan.

“ Selang beberpa menit datang Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama jajajaran petugas dari Polsek Ciranjang, beserta tim Medis dari Puskesmas Ciranjang,” Ucap Eli Sumyati.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ciranjang, Iptu Arip Titim P, manjelaskan, pihaknya mengetahui adanya pemenuan mayat itu atas laporan dari masyarakat. Setelah mendapat laporan demikian, langsung pihaknya menuju  ke tempat kejadian.

Identias jenazah Iyang saat itu pula langsung bisa diketahui. Karena korban cukup dikenal di Desa Ciranjang dan Desa Cibiuk.

Menurut keterangan, saat itu korban sedang menjala ikan. Ikan hasil tangkapannya pun terlihat jelas ada. Diperkirakan, korban meninggal 2 jam lalu.  telang mengjembuskan napas terakhirnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan ahli medis, korban meninggal duniann akibat serangan jantung. Karena memang korban memiliki riwayat penyakit jantung. Pada jasad korban, tidak ditemukan adanya tanda tanda yang mencutigakan seperti bekas penganiayaan atau pukulan benda tumpul lainnya.

“ Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah langsung dibawa pihak keluarganya,” ucap Iptu Arip Titim P.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here