Mata air yang ada di tanah milik Itim

Laporan : Shandi/Dani

Cianjur, metropuncaknews.com – Itim (42) seorang ibu paruh baya, asal Kampung Longkewang Rt. 05/04, Desa Gasol, Cugenang, Cianjur, mendatangi kantor PDAM Cianjur di Gombong Kidul Desa Limbangansari. Kedatangannya, untuk menawarkan mata air yang berada di tanah miliknya, Senin (15/10) lalu.

Itim mengaku, mata air tersebut, sudah ada dari jaman neneknya masih ada dan sudah biasa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

” Semasa nenek saya masih ada, banyak tetangga-tetangga saya yang mengambil air dari sana (mata air, red) untuk kebutuhan air sehari-hari, bahkan tidak hanya dari kampung ini saja, tapi ada juga dari kampung lain,” aku Itim kepada awak media saat mendatangi kantor PDAM Cianjur, kemarin.

Itim menambahkan, quota air yang mengalir di sumur abu Cici tersebut, bisa mencapai 8 liter/detik. Baik dimusim hujan maupun pada musim kemarau.

Ketika ditanya maksud kedatangannya menawarkan mata air ke kantor PDAM Itim menjawab, maksudnya gini pak (Red), ditanah milih saya terdapat sumber mata air yang sudah puluhan tahun mengalir, dan kerap kali digunakan oleh warga. Nah, tujuan saya kesini tak lain adalah untuk menawarkan kepada pihak PDAM barangkali mau membeli atau kontrak untuk digunakan sebagai sumber air PDAM,” jawabnya.

Itim juga mengatakan, tak jauh disekitar sumur abu Cici masih ada mata air lainnya, yakni di tanah milik Amal.

Karena merasa penasaran, Selasa (16/10) sejumlah awak media melihat ke lokasi yang ditawarkan Itim, dan ternyata benar di lokasi tersebut terdapat dua mata air yang keluar dari dalam tanah (tebing).

Fadil (34) warga Kampung Longkewang yang tak jauh sumber mata air, membenarkan apa yang dikatakan Itim.

” Memang betul warga disini suka memanfaatkan mata air abu Cici, untuk kebutuhan sehari-hari, tidak hanya untuk minum dan masak saja, kalau air diatas kering mereka pun suka mandi disitu,” kata Fadil, Selasa (16/10).

Berdasarkan hasil pantauan awak media, air yang keluar dari dalam tanah milik Itim memang bersih dan layak dikonsumsi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here