Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Intensitas hujan yang tinggi,  Rabu (06/01) sekira pukul 15.30 WIB kemarin. Menjadi sumber penyebab terjadinya longsor di Kampung Ciseupan dan Cikanaga, Desa Cibuluh Cidaun Cianjur Selatan, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi dilapangan, material longsoran berupa bongkahan batu dan lumpur menimpa satu rumah milik warga. Selain itu jembatan gantung penghubung jalan desa terbawa hanyut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Desa Cibuluh, Supriatna. Dikatakannya, benar pada jam dan hari tersebut telah terjadi longsor yang mengakibatkan satu unit rumah ambruk dan jembatan hanyut terbawa air sungai.

” Rumah yang ambruk tertimpa material longsoran itu milik Nenek Uneh (60), warga Kampung Ciseupan yang statusnya janda, diperkirakan kerugiannya mencapai 20 juta kalau jembatan diperkirakan 50 juta kerugiannya,” ujarnya saat dihubungi via telepon whatsapp, Kamis (07/01) pagi.

Yang menjadi bahan pemikiran kami lanjut Supriatna, adalah jembatan penghubung desa yang merupakan akses satu-satunya hanyut terbawa arus sungai. Terus bagaimana dengan nasib masyarakat.

” Maka dengan adanya musibah ini, kami berharap bisa segera mendapat bantuan pembangunan jembatan baru baik dari pemerintah daerah, provinsi bahkan pusat. Karena kami (pemerintah desa), belum bisa mengangarkan Anggran Dana Desa (DD) untuk anggaran bencana alam,” kata Supriatna.

Sementara Ketua RW 06 Desa Cibuluh, Dedi Ano menambahkan, kejadian ambruk rumah dan hanyutnya jembatan ini, sudah dilaporkan ke pihak kecamatan.

” Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, kami sudah mengungsikan kurang lebih 400 jiwa ke tempat yang lebih aman,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here