Dandim Purbalingga saat akan berangkat bersama keluarga menunaikan ibadah sholat Idul Adha

Laporan : Yatiman

Purbalingga, metropuncaknews.com – Idul Adha (Hari Raya Kurban) merupakan hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijah tahun Hijriyah. Seluruh umat Islam mengagungkan nama kebesaran Allah, takbir selama empat hari berturut-turut. Idul Adha selalu memberikan makna bagi setiap umat Islam. Bahkan dalam batas-batas tertentu memiliki makna juga bagi umat lain. Karena Idul Adha memiliki misi kemanusiaan yang bersifat universal.

Umat Islam berkumpul pada pagi hari untuk melakukan shalat Ied Idul Adha secara berjamaah di Masjid terdekat atau di tanah yang luas, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah shalat, dilakukan lah penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah SWT kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.

Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda, tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban), sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah sebagai qurban di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya (HR. Ibn Majah dan Tirmidzi).

Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan beliau untuk mengumpulkan dua ibadah yang agung ini. Yaitu shalat dan menyembelih qurban yang menunjukkan sikap taqarrub, tawadhu merasa butuh kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, husnuzhan, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, janji, perintah, serta keutamaan-Nya (Pendim 0702/Pbg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here