Ibu-ibu rumah tangga produktif, ikuti PKW dengan penuh semangat

Laporan : Sam As

Cianjur, metropuncaknews.com – Sedikitnya 25 orang ibu rumah tangga produktif, warga Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, dengan penuh semangat mengikuti Program Kecakapan Wiraisaha (PKW) bidang menjahit pakaian pria dan wanita. Kegiatan tersebut dilaksanakan di PKBM Al-Hijrah Bojongpicung.

Menurut keterangan, PKW tersebut digelar untuk mengurangi angka penganguran pada umumnya dan pada khususnya supaya para peserta mampu melakukan usaha mandiri.

Ketua  PKBM Al – Hijrah Kecamatan Bojongpicung, Wandi Ubadilah menjelaskan, PKMB Al-Hijrah tidak hanya mengelola pendidikan kesetaraan saja. Tapi sekarang telah melaksanakan pendidikan keterampilan untuk masyarakat. Seperti halnya melaksanakan PKW bidang menjahit berbagai macam pakaian untuk pria dan wanita.

Kegiatan PKW tersebut, tak hanya diikuti ibu-ibu rumah tangga saja, tapi ada juga beberapa orang pemuda. Mereka dengan antusias dan penuh semangat mengikuti kursus menjahit. Program kursus penjahit tersebut, dibiayai pihak pemerintah pusat dengan lama waktu  selama 200 jam. Diharapkan dengan waktu tersebut,  seluruh peserta kursus sudah bisa dan mahir membuat pakaian.

Hingga setelah selesai kursus, seluruh peserta mampu membuka usaha mandiri. Yaitu membuat pakaian dengan cara maklun maupun cara biaya sendiri atau menjadi penjahit mandiri di rumahnya masing-masing.

“ Kami berharap, dengan adanya PKW ini, sedikitnya dapat  mengurangi angka pengangguran dan mampu membantu  mensejahtrakan keluarga masing-masing,” ucap Wandi.

Sementata itu, salah seorang peserta PKW warga Kampung Mekarsari RT 05/04, Desa Jatisari, Neng Fitri (18) menjelaskan, dengan mengikuti kursus menjahit pakaian, di PKBM Al Hijrah Bojonhpicung, pihaknya merasa bangga dan bersyukur. Karena tidak seluruh ibu rumah tangga muda produktif  punya kesempatan ikut bejalar menjahit.

Tentu saja kesempatan dan peluang itu, harus diikuti dengan penuh semangat, tekun dan ulet. Semoga saja dalam kurun waktu 200 sudah pandai membuat berbagai macam pakaian jadi. Setelah selesai belajar menjahit, Fitri akan membuka usaha sendiri, membuat pakaian jadi untuk pria dan wanita juga pakaian anak-anak.

“ Setelah PKW sekarang selesai, semoga PKBM Alhijrah Bojongpicung, kedepannya mampu mengadakan lagi kursus seperti sekarang, karena masih banyak ibu rumah tangga produktif yang mau mengikuti kursus menjahit membuat pakaian,” tutur Fitri, pada awak media, Selasa (28/08).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here