Rumah Sobari berantakan ditimpa pohon dan angin puting beliung

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Hujan deras disertai angin puting beliung, yang terjadi pada Senin (19/11) sekira pukul 17,00 WIB, hancurkan rumah milik Sobari (50) warga Kampung Sukamaju RT01/02, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Cianjur. Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, hanya mengakibatkan kerugian materil kurang lebih senilai Rp.50 juta.

Informasi yang dapat dihimpun di lokasi kejadian, siang harinya terasa panas menyengat dan pada sore hari awan terlihat mendung hitam pekat. Tak lama kemudian sekira pukul 17,00 WIB, hujan turun dengan derasnya disertai angin besar yang memutar.

Maka dengan seketika pohon besar yang berdiri  didekat rumah tumbang dan menimpa rumah milik Sobari hingga ambruk. Dinding tembok belakang rumah jebol. Genting dan atap hancur tertimpa pohon tumbang dan genting rumah milik warga lainnya beterbangan tertiup angin puting beliung.

Tentu saja kejadian tersebut, mumbuat kaget dan panik warga setempat. Karena hal itu merupakan kejadian yang baru dialami warga Kampung Sukamaju.

” Angin besar disertai hujan lebat dan petir, itu merupakan kejadian

yang baru dialami warga, hingga membuat panik seluruh warga,” ucap Sobari dengan nada kaget.

Kepala Desa Cikiuk, Yandi Ruhyandi Z mengatakan, sebenarnya kejadian pohon tumbang yang menimpa rumah milik warga, hampir terjadi tiap tahun. Namun lokasinya berbeda. Utamanya setelah kemarau panjang dan menghadapi musim hujan. Seperti tahun lalu terjadi hal yang sama di Kampung Sengkong.

Hal tersebut terulang kembali. Kini terjadi di Kampung Sukamaju RT 01/02. Rumah Sobari tertimpa pohon tumbang yang diakibatkan angin kencang disertai hujan dan petir. Tidak hanya itu saja, gapura permanen di ujung jalan menuju Kampung Sukamaju, ikut ambruk terseret angin besar. Beruntung, tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut.

Selanjutnya Yandi mengingatkan warganya, agar waspada dalam menhadapi cuaca yang terbilang ekstrim ini. “ Bila memiliki pohon besar di sekitar lingkungan rumah mohon segera dipangkas, supaya tidak terulang lagi kejadian yang sama,” pesan Yandi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here