Poto bersama penyelenggara Sekolah Demokratis dan para pesertanya

Laporan : Cece/Purwa

Cianjur, metropuncaknews.com – Untuk meningkatkan wawasan dalam Pemilu yang akan dilaksanakan secara serentak pada 17 April 2019 mendatang, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Al-Fatih selenggarakan Sekolah Demokrasi. Kegiatan sekolah tersebut di pusatkan di Gedung Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Cianjur, Senin (4/2).

Menurut keterangan, hal tersebut diselenggarakan mengingat pemilih pemula dalam perpolitikan sangat berpengaruh besar untuk masa depan bangsa ini untuk lima tahun kedepan. Sebagai sebuah landasan moral-politik pengelolaan kepentingan bersama dalam kontur masyarakat majemuk, kita sebagai bangsa berkomitmen memiliki demokrasi guna memastikan kehadiran sistem dan kepemimpinan yang Langsung Umum Bebas Rahasia Jujur dan Adil. untuk kedepannya masyarakat Indonesia nantinya tidak hanya memilih Presiden dan Wakil Presiden tapi juga anggota legislatif lainnya, seperti DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

Melihat kebutuhan mahasiswa dan pelajar yang menjadi pemilih pemula dan ikut menuangkan hak pilihnya. Untuk itu sekolah demokrasi diselengarakan guna mencegah dan menggariskan besar kembali bahwa demokrasi adalah cara paling efektif untuk melaksanakan jalannya Pemilu yang terhitung tinggal 70 hari lagi.

Disamping membahas demokrasi yang begitu menarik, para peserta yang mengikuti jalannya acara sekolah demokrasi pun diberi pemahaman-pemahan baru. “ Terlebih peserta pemilih pemula dihadapkan pada pemilihan serentak,” ujar Tatang Sumarna anggota Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Cianjur.

Menurut Tatang, diskusi di sekolah demokrasi ini sangat bermanfaat untuk menstimulasi pemilih pemula. Khususnya mahasiswa dan pelajar dalam partisipasi pemilu. ” HIngga kegiatan ini dapat menjadi acuan yang cukup efektif untuk peserta yang membutuhkan pemahaman-pemahaman baru terkait pemilihan serentak yang akan dihadapi beberapa bulan lagi,’’ paparnya.

Sementara itu Ketua umum HMI Komisariat Al-Fatih, Kamal Nurjaman mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap perpolitikan bangsa. Khususnya dalam pemilihan serentak yang akan digelar tahun ini.

” Sekolah demokrasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur terutama pemilih pemula seperti mahasiswa, pelajar dan kegiatan sekolah demokrasi ini akan dilaksanakan sampai Pemilu 2019 berakhir,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here