Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Haoll almarhum KH Gufron Abdussalam ke 7 dilaksankan selama 3 hari. Mulai Senin (28/9) sampai Rabu (30/9). Dihari terakhir, acara ditutup dengan tablig akbar dengan mengundang Da’i kondang  dari Tasikmalaya KH Bosrol Karim dan Da’i kondang dari Cianjur, Habib Ahmad Alhad.

Tablig akbar tersebut dilaksanakan di halaman Ponpes Al-Qosasiyah Kp Bedahan RW 10 Desa Mekargalih Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur. Acara tersebut dihadiri ratusan jamaah yang datang dari berbagai pelosok kampung. Tidak ketinggalan para alumni Ponpes Al-Qosasiyah.

Pimpinan Ponpes Al-Qosasiyah Ahmad Yusi Abdussalam menjelaskan, haol almarhum KH Gufron Abdussalam dilaksankan tiap tahun dan haol yang sekang merupakan haol yang ke 7.

Intinya acara tersebut, selain melaksanakan silaturahmi antar jamaah dan para alumni Ponpes Al-Qosasiyah juga untuk meningkatkan keimanan masyarakat terhadap Allah SWT dan Rasulnya.

Selain itu, juga diharapkan seluruh masyarakat Desa Mekargalih, para alumni, santri dan santriwati mampu istiqomah melaksanakan ibadah terhadap Allah Swt. “ Shalawat terhadap Nabi Muhammad SAW  dan mampu menghindari dari hal-hal yang merugikan diri pribadi dan orang lain,” Ucapnya.

Sementara itu, setelah selesai tausiah Habib Ahmad Alhadad menambahkan, dijaman melenial seperti sekarang, seluruh orang tua cukup sulit untuk mendidik anaknya. Karena suka tidak suka HP Android sudah dipegang anak-anaknya.

Di dalam Android tersebut banyak mainan yang sangat menggiurkan pikiran anak-anak. Hingga bisa lupa tugas anak itu sendiri. Karena itu batasi waktu anak untuk bermain HP. Kalau bisa setelah melaksanakan tugas belajar maka HP-nya langsung diambil. Karena kalau dibiarkan akan berdampak negatif untuk anak itu sendiri.

Bila perlu, orang tua harus langsung mengarahkan anak tersebut pada pembelajaran lainnya yang tidak menggunakan HP. Selain itu  juga tidak kalah penting disaat Covid 19 belum berakhir, ikuti protokoler kesetahatan.  Cuci tangan di air yang mengalir, menggunakan masker, jaga jarak, berolah raga dan berdoa.

“ Karena doa merupakan senjata yang paling ampuh dalam melaksanakan sesuatu hal, perbanyak berdzikir pada Allah Swt dan bersyukur. Dengan melaksanakan perilaku seperti itu maka Allah Swt akan mengabulkan seluruh permintaan kita,” jelas Habib Ahmad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here