Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Pada H+1, Kamis (6/6), arus lalu lintas di jalan raya Cianjur – Bandung, tepatnya di Kecamatan Haurwangi, Ciranjang dan Kecamatan Sukalyu, Kabupaten Cianjur, mulai dipadati kendaraan roda dua dan roda empat. Hingga arus lalu lintas nampak padat merayap. 

Hal tersebut terjadi sejak pagi hari sampai petang hari. Arus lalu lintas didominasi kendaraan roda empat berplat nomor polisi D dan Z. Selain itu juga sepeda motor moyoritas ber plat F. Hal itu menandakan bukan arus mudik lebaran melainkan arus kunjungan silaturahmi dan arus berwisata. 

Kapolsek Bojongpicung AKP. Muhammad Nur menjelaskan, kepadatan arus lalu lintas yang sekarang terjadi, itu akibat banyaknya pengendara yang memanfaatkan momen libur lebaran untuk silaturahmi kepada sanak saudaranya. Selain itu juga untuk berekreasi menuju tempat wisata yang ada di Kabupaten Cianjur dan di Kabupaten Bandung.

Hal itu terlihat dari  Nopol kendaraan. Sebab mayoritas ber Nopol leter D dan Z. Sedangkan sepeda motor yang ikut memadati lalulintas itu mayoritas motor milik warga pribumi. 

“ Kemacetan ini terjadi akibat banyaknya warga yang bepergian ketempat wisata lokal yang ada di sekitaran Ciranjang, Harurwangi Dan Bandung,” ucap M.Nur. 

Selain itu, lanjut M Nur, padatnya arus lalulintas itu terjadi sejak pagi hari hingga petang. Sehingga petugas kepolisian Polsek Bojongpicung seluruhnya diturunkan untuk mengurai arus kemacetan lalin. Untuk itu, pihaknya dibantu 15 orang personil  dari Polres Cianjur.  

“ Dengan adanya itu, pihaknya merasa bersyukur, karena kemacetan arus lalu lintas bisa terurai dengan lancar, tertib, aman dan terkendali,” tambahnya. 

Hal senada diucapkan Kapolsek Ciranjang, AKP Kuslin. Menurut dia, terjadinya kemacetan di jalan raya Cianjur – Bandung, selain akibat banyaknya kendaraan yang akan bersilaturahmi juga ada yang menuju tempat wisata. Ditambah dengan banyaknya kendaraan yang keluar masuk dari jalan – jalan kelas kabupaten. Termasuk juga adanya lintasan jalan Kereta Api dan banyaknya kendaraan yang keluar masuk dari tempat wisata yang ada di kawasan Ciranjang dan Haurwangi. 

Sedangkan arus mudik diperkirakan akan mulai terjadi pada Sabtu (8/6)  atau Minggu (9/6). Meski demikian, pihaknya optimis kepadatan arus mudik pun akan teratasi dengan baik. “ Hingga arus lain dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar seperti kejadian kepadatan arus lalu lintas yang sekarang terjadi,” kilahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here