Laporan : Ace

 Cianjur, metropuncaknews.com – Untuk memastikan ada tidaknya penimbunan bahan pokok gula pasir, jajaran Pemkab Cianjur lakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke gudang PT. Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) di Jl. Raya Cianjur-Sukabumi. Tepatnya di Kampung Cieundeur RT 01/01 Desa Bunisari Kecamatan Warungkondang, Selasa (24/03).

Sidak tersebut dipimpin langsung Plt Bupati Cianjur didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM, Perdagangan Dan Perindustrian, Tohari Sastra dan Wakapolres Cianjur Kompol Hilman.

Setibanya di gudang, Herman langsung menanyakan kesedian stock gula pasir yang ada di gudang tersebut. Hasilnya kedapatan stock gula pasir dengan jumlah yang sangat terbatas.

Sementara itu, Kepala Dinas Diskoperindag, Tohari Sastra mengatakan, hasil sidak ke gudang Alfamart Cieundeur memang ada stock gula pasir. Namun jumlahnya sangat terbatas. 

” Itupun stock yang baru saja datang ke gudang. Bukan stock lama,” ujar Tohari.

Diakuinya, stock gula pasir disejumlah toko modern saat ini memang sedang kosong. Namun untuk gula di pasar tradisional stocknya masih ada. Tapi harganya terbilang mahal.

Saat ditanya soal kemungkinan akan diadakan Operasi Pasar, Tohari mengak,u sebelumnya pihak Diskoperindag Kabupaten Cianjur sudah melayangkan permintaan OP ke Dinas Provinsi Jawa Barat. 

” Sampai sekarang kita masih menunggu respon dari Pemprov Jabar,” jelasnya.

Corporate Communication Manager Alfamart, Firly menuturkan, sembako di toko modern Alfamart sudah mempersiapkan stock hingga menjelang H-1 plus lebaran. 

Artinya stock di toko modern Alfamart, ini sudah ada komuditas. Satu diantaranya gula pasir. Namun saat ini di toko modern sedang kosong. Hanya ada berapa stcok saja untuk beberapa hari kedepan.

” Jadi stock gula pasir di Alfamart hanya untuk 6 hari kedepan, karena kiriman dari supplier terkendala, dan untuk jual gula di toko modern harga eceran masih tetap sesuai anjuran pemerintah, Senilai Rp 12.500/kilo ,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here