GRN bertekad bersihkan sungai dari sampah demi terwujudnya Citarum Harum

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Sungai, nampaknya sudah menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk membuang sampah. Padahal sejatinya mereka tahu, penumpukan sampah bisa berakibat negatif bagi lingkungan dan manusianya itu sendiri.

Kerap kali sampah menjadi biang kerok datangnya musibah. Namun masyarakat tak urung kapok melakukan hal serupa dan masih saja membuang sampah sembarang.

Berangkat dari rasa kepedulian pada lingkungan, sekelompok anak muda yang menamakan dirinya Gerakan Resik Nasional (GRN), mereka rela meluangkan waktunya untuk terjun ke lokasi-lokasi pembuangan sampah.

Selasa, (18/12) sekira pukul 07.00 Wib, anggota GRN mendatangi Sungai Warudoyong yang berada di Kampung Warudoyong RT  01/02, Desa Warudoyong Kecamatan Cikalong Kulon, Cianjur. Mereka datang untuk mengevakuasi tumpukan sampah yang ada di sungai tersebut.

Berdasarkan hasil pantauan dilapangan, masyarakat di sekitar wilayah tersebut, membuang sampah di malam hingga pagi hari. Maka tak ayal mereka datang pagi buta untuk melihat siapa saja yang membuang sampah ke tempat itu.

Beberapa warga pun berhasil ditemui. Dalam perbincangannya, beberapa pertanyaan dilayangkangkan. Seperti,, apa yang mendorong masyarakat membuang sampah ke Daerah Aliran Sungai (DAS) dan kemana saja masyarakat membuang sampah rumah tangga?’.

Atas pertanyaan tersebut, masyarakat menjawab dengan sangat sederhana dan terlihat tak ada beban. “Tidak adanya TPS, TPA, tidak tahu cara bagaimana mengolah sampah. Sehingga alternatifnya dikubur, dibakar atau dibuang langsung ke sungai. Demikian masyarakat menjawabnya.

Menyikapi dan mendengar jawaban seperti itu, Angga Ketua GRN mengatakan, sedikit pun tak akan menyurutkan niatannya untuk terus bergerak menuju sungai terbebas dari sampah.

” Ya, itu merupakan salah satu kondisi objektifnya, dimana sampah disekitaran sungai Warudoyong ini jelas terlihat limbah yang dihasilkan dari rumah tangga. Artinya tingkat kesadaran masyarakat sekitar sangat kurang sekali, dan ini akan menjadi PR bersama untuk memberikan edukasi penyadaran terhadap masyarakat sekitar,” kata Angga saat ditemui metropuncaknews.com di lokasi.

Lanjutnya, dengan diberikan edukasi tentang sampah kepada masyarakat, diharapkan masyarakat bisa disiplin. Tidak membuang sampah sembarangan, serta mau merawat dan menjaga DAS tersebut, agar terwujud Citarum Harum.

Demi terwujudnya apa yang diharapkan GRN tersebut, maka perlu dilibatkan pula pemerintah setempat mulai dari tingkat keRTan, Desa atau Kelurahan, Kecamatan bahkan dinas-dinas terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here