Laporan : Dadan Nahili

Sukabumi, metropuncaknews.com – Untuk meningkatkan profesionalisme sekaligus mempererat tali persaudaraan diantara teman seprofesi, insan pers yang ada di wilayah Sukabumi Timur bentuk wadah untuk para jurnalis di wilayah tersebut, Kamis (30/4). Wadah para insan pers tersebut adalah Ikatan Wartawan Sukabumi Timur atau IWASTI.

Ketua IWASTI, Dadang Mulayana, SE saat dihubungi mengatakan, IWASTI dibentuk selain untuk meningkatkan profesionalisme dan mempererat tali persaudaraan, juga untuk menjaga independensi dan keseimbangan marwah profesi jurnalistik. Terutama dalam menjalankan peran dan fungsi pers sebagai pilar ke empat di negara tercinta ini. Yakni, Eksekutif, Legislatif. Yudikatif dan Pers.

IWASTI dibentuk di Kampung Warudoyong Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi. Tepatnya di kediaman Bah Maman, Kamis (30/04).

Lebih lanjut, Dadang Mulyana atau yang akrab disapa Damul  menegaskan, pihaknya akan mengawal pembangunan di Sukabumi. Sekaligus menegakkan fungsi kontrol dan peran Pers berlandaskan Pancasila dan Kode Etik Jurnalistik.

Selain itu juga akan menjalin kerjasama dan kemitraan dengan Pemerintah Daerah Sukabumi, DPRD, jajaran Kepolisian dan jajaran TNI di wilayah Sukabumi, serta instansi lain. Baik dari pemerintah maupun swasta, bersama para pengurus lainnya.

Damul juga mengatakan, wartawan di wilayah Sukabumi Timur itu jumlahnya tidak sedikit.  Karena itu, mereka perlu diwadahi dalam sebuah ikatan yang jelas payung hukumnya agar tidak dipandang sebelah mata.

Selanjutnya Damul mengatakan, pihaknya akan melakukan banyak hal untuk membantu membangun Sukabumi. Baik sebagai wadah publikasi maupun sebagai penyelenggaraan kegiatan disetiap sektor pembangunan.

“ Dengan profesi kami sebagai insan pers, kami akn selalu mendukung program Pemerintah Kabupaten Sukabumi agar Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu kabupaten yang maju dan berkembang yang mampu mensejahterakan warganya. Untuk itu kami akan merangkul semua komponen untuk bersatu membangun Sukabumi tercinta ini,” ujar Damul.

Kepada anggota IWASTI, Damul mengingatkan, wartawan harus punya idealisme. Selain bertugas menyiarkan berita, juga harus menyiarkan persoalan tentang kerakyatan yang benar. Artinya tidak menyiarkan berita-berita HOAX. ” Jadi sebetulnya tugas wartawan itu sangat mulia”, tambahnya.

Sementara Sekertaris IWASTI, Adji Deni Ismail dari media Reaksi Nusantara menambahkan, dengan dibentuknya IWASTI ini akan menjadi solusi untuk mensejahterakan wartawan. Karena itu, Adji Deni sangat mengapresiasi semangat teman-temandi IWASTI.

“Wartawan yang tergabung dalam IWASTI, dapat lebih menajamkan peran Pers dalam menjalankan fungsi sosial kontrol jalannya pembangunan dengan tetap menjaga netralitasnya dengan dilandasi Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang RI No. 40 Tahun 1999, tentang Pers,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama bendahara IWASTI, Agus Gito dari media Warta Polisi mengatakan, tingkat kesejahteraan rekan-rekan wartawan, terutama yang berstatus kontributor saat ini masih jauh dari kata layak.

Mereka ini, masih kata Agus, setiap hari menjalankan tugasnya tanpa adanya jaminan dan perlindungan dari pihak manapun. Hal ini yang diperjuangkan dan disuarakan. Karena sudah saatnya para wartawan mendapatkan penghargaan yang setimpal atas kerja kerasnya di lapangan.  “ Profesionalisme tidak bisa dipisahkan, karena sudah melekat pada diri wartawan dan semua itu tidak bisa diukur dari tingkat kesejahteraan atau jaminan yang didapatkan para awak media,” ungkapnya.

Agus melanjutkan, sejak abad ke-19 ketika pertama hadir di tengah-tengah masyarakat, esensi jurnalis itu adalah menangkap dengan cepat dan benar peristiwa yang terjadi untuk diberitakan pada masyarakat.

” Seorang wartawan tidak pernah melihat dari seberapa gaji yang didapatkan, tapi melalui karya yang dihasilkan yaitu tulisannya. nah, untuk itu kami mendukung upaya rekan-rekan yang tergabung dalam IWASTI ini untuk memperjuangkan haknya. Semua itu akan terwujud nyata dan proses ini akan terus berjalan selama kita saling membantu,” tandasnya.

Adapun jajaran pengurus sementara Ikatan Wartawan Sukabumi Timur (IWASTI) adalah, Dewan Penasehat : H. Thoriq Sopyan
Pembina : Bupati Sukabumi

Ketua : Dadang Mulyana, SE (Labakinews.com). 2.  Asep Beni (Warta Polisi). 3.  Ucup R Heryansah (Suara Jabar Banten)
Sekertaris : Adji Deni (Reaksi Nusantara). Deni Sunardi (labakinews.com). Uus Mustakim (Metro Puncak). Bendahara : Agus Gito ( Warta Polisi ). Nanang Sodikin ( Labakinews.com). Ade Rahmat (Labakinews.com)

Biro Hukum : 1. Elis Tony, SH. 2.  Devan, SH.
3.  Sunandar, SH.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here