Pemberian santunan pada anak yatim piatu dan jompo yang dilakukan GEMPa pada acara keagamaan

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (Gempa) yang menaungi beberapa komunitas, mengadakan kegiatan rutin melalui gerakan sosial keagamaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapang Desa Sukamulya, Kecamatan Cikalongkulon, Kab. Cianjur, Minggu (4/11) kemarin.

Nampak  hadir tokoh masyarakat, agama, warga setempat. Juga puluhan anak yatim dan kaum dhuafa (jompo) yang berbaur menjadi satu. Kegiatan itu mengusung tema “ Untuk Indonesia Damai Dan Sejahtera “.

Ada pun komunitas yang dinaungi ‘Gempa’ diantaranya, Komunitas Saung Berbagi (KSB), Gerakan Pemuda Hijrah (GPH), Komunitas Club Motor Ninja Crazy, Majlis Taklim Nurul Jadid. Komunitas Gerakan Hijrah (KGH), Majlis Taklim Nur Farina, Ponpes Al-Jihad Campaka Cianjur dan Komunitas Guru Ngaji Kampung (KGNK) serta Aliansi  Masyarakat Muslim Mande Hijrah (Ammanah).

Sekjen Ormas Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (Gempa), Maqbul Syaban mengatakan, melalui tema menuju Indonesia damai dan sejahtera. Artinya mengajak masyarakat untuk cinta damai. Jangan sampai terpancing dan terprovokasi dengan beredarnya berbagai rumor atau berita-berita hoax.

” Secara garis besarnya, melalui kegiatan bakti sosial ini mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menuju Indonesia damai dan sejahtera. “ Konteknya, bukan berarti tidak boleh memilih, tapi lebih kepada menjaga kedamaian,” terangnya.

Gerakan kegiatan sosial keagamaan tersebut diisi pula dengan pemberian santunan pada anak yatim dan jompo. Pengajian, tabliq akbar dan seruan atau ajakan kepada seluruh elemen masyarakat Cianjur untuk lebih mengutamakan cinta damai dan sejahtera.

Ia menambahkan, artinya bisa menjadi masyarakat menengah, jangan sampai bisa terpancing isu-isu tidak benar atau hoax. Saat ini Gempa menggelar kegiatan dibeberapa kabupaten/kota. Kegiatan rutin keliling melalui kegiatan sosial keagamaan terlebih khususnya menghadapi Pesta Demokrasi Pilpres tahun 2019 nanti.

” Saat ini baru bergerak skala kabupaten/kota saja, mudah-mudahan kedepanya bisa bergerak tingkat provinsi dan pusat. Kegiatan ini akan terus berlanjut untuk mengajak kepada masyarakat melalui tema saat ini. Intinya mengajak menuju Indonesia aman, damai dan sejahtera,” ujarnya menegaskan.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Sukamulya, Sukaryia Gamal Mustapa memaparkan, atas nama Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat sangat mneyambut baik, mendukung sepenuhnya, sesuai dengan yang diprogramkan Bupati Cianjur. Yaitu melalui tujuh pilar keagamaan jargon Cianjur. Dua diantaranya gemar bersedekah dan mencintai anak yatim juga jompo.

” Melalui tema ini jelasnya sangat baik dan hal positif yang tentunya harus disambut baik. Kami berharap tidak ada tema atau lebel apapun, jelasnya ini kegiatan sosial dan keagamaan konteknya.  Kegiatan seperti ini hendaknya terus digiatkan secara rutin melalui ‘Bakti Sosial’ baik itu santunan anak yatim dan jompo ” pungkasnya.

Ormas Gempa menyebutkan, pihaknya selalu eksis bergerak menyelenggarakan keagamaan dan sosial kepada masyarakat. Kegiatan rutinnya seminggu sekali di masing-masing kecamatan. Karena sudah ada beberapa koordinator di tingkat kecamatan, baik itu pengajian, tabliq akbar dan kontek posisif hal lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here