Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Masyarakat Lembaga Desa Hutan (LMDH) Wangunjaya, geger. Pasalnya, warga menemukan satu unit mobil pick up berwarna hitam bernopol D- 8630-EQ, tersungkur di tebing hutan Wangunjaya Naringgul Cianjur Selatan Jawa Barat, Selasa (07/07) sekira pukul 11.30 WIB.

Hal yang mengegerkan masyarakat tersebut, lantaran mobil berada dikedalaman sekurangnya 15 meter tanpa ada pemiliknya/korban. Sehingga kuat dugaan mobil itu hasil curian yang sengaja disembunyikan ditengah hutan.

Salah seorang anggota Polisi Hutam (Polhut) KRPH Cidaun, Tamrin Rodi (52) menjelaskan, terkait penemuan satu unit mobil pik up ditengah hutan Wangunjaya.

Tamrin menyebutkan, ia bersama rekan-rekan Polhut lainya sedang melakukan Patroli dikawasan hutan. Tiba-tiba ada warga desa hutan bernama Ishak yang hendak mengambil bambu melaporkan ada mobil pik up yang terperosok kedalam tebing hutan Wangunjaya.

“ Sontak kami pun langsung mengecek lokasinya, dan ternyata benar ada. Diperkirakan mobil itu sudah ada sejak 3 hari yang lalu,” katanya.

Lanjut Tamrin, dikhawatirkan mobil tersebut adalah hasil curian. Karena itu, pihaknya langsung melaporkannya ke Polsek Naringgul.

Selang beberapa menit kemudian, masih kata Tamrin, petugas dari Kepolisian Sektor Naringgul pun datang dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara ( TKP). “ Alhasil mobil itu pun bersama-sama masyarakat desa hutan dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.

Kapolsek Naringgul AKP Yayan Suharyana, membenarkan adanya penemuan satu unit mobil pik up bernopol D- 8630- EQ berwarna hitam oleh warga Desa Hutan. Mobil tersebut kondisinya sudah berada dibawah tebing dan tidak ada orangnya.

” Berdasarkan hasil olah TKP, diduga mobil pik up itu jatuhnya sudah hampir 3 hari, lantaran tidak ditemukan tanda-tanda adanya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Menurut Yayan, kuat dugaan mobil itu hasil kejahatan/ranmor yang sengaja dibuang di hutan Wangunjaya.

” Bisa jadi mobil ini dibuang pada malam hari, sebab kalau siang pasti ada warga yang melihatnya. Selanjutnya akan kami lakukan pengembangan sampai ditemukan pemiliknya,” ujarnya.

Selanjutnya Yayan mengatakan, untuk sementara barang bukti (BB) diamankan di Mapolsek Naringgul. Bbagi masyarakat yang merasa kehilangan mobil jenis pik up warna hitam dengan Nopol D 8630 DQ, silahkan untuk menghubungi Polsek Naringgul. “ Tentunya dengan membawa surat bukti kepemilikan yang syah, seperti STNK dan BPKB,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here