Laporan : Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Pasca rumah AN ramai di gruduk para nasabah yang merasa tertipu oleh AN terduga pelaku penipuan bermodus paket lebaran murah. Keesokan harinya, Sabtu (01/08) rumah produksi/area perkantorannya terlihat dipasang Police Line.

Sementara pada Jumat malam (31/07) beredar Voice Note AN kurang lebih berdurasi satu menit di berbagai grup whastapp.

Dalam Voice Note terduga pelaku penipuan bermodus investasi tersebut meminta pada para anggotanya untuk tetap bersabar. Dan AN pun berjanji akan segera menyelesaikan semua permasalahan dengan para nasabahnya itu.

“ Kepada para ketua, para reseller semua, dan para konsumen semua harap bersabar, ibu akan segera selesaikan permasalahan ini,” kata AN dalam Voice Note, Sabtu (1/8).

Masih dalam Voice Note AN, terdengar AN menyatakan dirinya bukan menghindar dari masalah. Tapi pergi meninggalkan rumah lantaran ada seseorang yang mengancam akan membunuhnya.

“ Saya pergi karena ada ancaman bom dan ancaman pembunuhan pada saya dan keluarga, karena itu saya terpaksa menghindar sementara, nanti dua atau tiga hari lagi saya akan datang bersama pengacara untuk menyelesaikan masalah ini,” katanya.

Yang lebih mencengangkan para nasabahnya, AN mengancam akan menuntut balik nasabah yang membuat laporan kepada pihak Kepolisian dan para wartawan yang menulis kasusnya itu.

“ Kalau anda ingin saya selesaikan tolong hapus itu tulisan wartawan, yang menyebut seolah-olah saya penipu, tolong hapus pemberitaan yang miring seperti itu, saya tak terima dan saya akan tuntut balik,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here