Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Semenjak virus Corona/Covid 19 mengamuk di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, kegiatan yang banyak mengundang massa dihentikan. Kalau pun ada yang masih buka, tentu pengunjungnya akan menurun drastis. Seperti di Waduk Cirata Cianjur Jawa Barat.  

Menurut keterangan, Waduk Cirata sebelum wabah Corona melanda Indonesia, setiap harinya dikunjungi ratusan bahkan mungkin ribuan orang. Mereka adalah yang hobby mancing dan para wisatawan.  

Karena itu, banyak warga yang membuat tempat/lapak pemancingan di genangan air Waduk Cirata, untuk disewakan pada para pemancing.

Tempat tersebut hampir setiap hari dipadati para pemancing. Terutama lapak yang berada dikawasan Jangari, Coklat, Calingcing, Babakan Garut dan di Jengjen Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang. Hingga,lapak tersebut seakan jadi sumber kehidupan yang cukup menjanjikan bagi pemilik lapak. Setiap harinya, mereka ini bisa meraup ratusan ribu rupiah.

 Salah seorang pemilik usaha lapak pemancingan di Jengjen Desa Kertajaya, Aki Dayat (60) yang akrab dipanggil Aki Ewon mengatakan, pihaknya memiliki lapak pemancingan sebanyak 15 unit. Kini hanya disewa oleh 6 orang pemancing saja deangan harga sewa Rp. 10 ribu sehari semalam.

Sebelum adanya wabah Covid-19, lapak milik ki Ewon selalu dipadati para pemancing. Apalagi pada hari libur, para pemancing dari luar kota Cianjur pun berdatangan. Hingga bukan saja pemilik lapak yang mendapat untung, tapi penjual makanan pun ikut kecipratan rejeki dari para pemancing.

Tapi setelah adanya wabah virus Covid-19/Corona datang dan isolasi lokasi, para pemancing menurun drastis. Itu pun yang mancing hanya orang Cianjur saja. Karena pemancing dari luar Kota Cianjur, nyaris tak ada lagi yang mancing di Cirata.

“ Tentu saja pendapatan sehari-hari pun menjadi menurun drastis, anjlok sampai 70% dibanding sebelumnya,’ aku Aki Ewon.

Sementara itu, salah seorang pemancing warga Kecamatan Haurwangi, Ujang Saprudin (52) mengatakan, seluruh rakit gerbong lapak pemancingan yang ada disetiap lokasi di Waduk Cirata sekarang sepi pengunjung. Kalua pun ada, paling warga yang rumahnya dekat dengan lokasi pemancingan saja.

Seperti warga, Cianjur, Ciranjang, Cikalong, Sukaluyu, Bojongpicung dan Haurwangi. Sedangkan para pemancing warga Bandung, Sukabumi dan Bogor, kini tidak ada yang datang. Mungkin dengan diberlakunya isolasi wilayah.

“ Corona sangat besar pengaruhnya pada sektor ekonimi, hingga para pemancing pun tak bisa menyalurkan hobbynya, karena mungkin pendapatannya berkurang, jadi tak bisa mancing,” ucap Ujang, Selasa (7/04) pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here