Laporan : Sandi

Sindangbarang, metropuncaknews.com – Abrasi di pesisir pantai Apra. Tepatnya di pantai Apra Desa Saganten Kecamatan Sindangbarang Cianjur Selatan Jawa barat. Abrasi terjadi sekitar sepanjang 500 meter dengan ketinggian sekitar 2 meter. Hal itu terjadi akibat gelombang setinggi sekitar 7 meter menghantam pesisir pantai Selatan Cianjur.

Akibat peristiwa itu, sebanyak dua warung mengalami rusak berat. Sehingga pemilik terpaksa membongkar warungnya.

Menurut keterangan, Imas pemilik warung, peristiwa gelombang pasang tersebut sudah berlangsung 3 hari.

” Selama berjualan 5 tahun, baru kali ini mengalami kerusakan akibat terjadi abrasi gelombang pasang yang cukup dasyat,” kata Imas, Minggu (01/08/2021) kemarin.

Imas mengaku, dirinya mengalami kerugian sebesar Rp 30 juta rupiah. Akibat dari kerusakan tempat usahanya yang porak poranda.

” Selain warung , WC/Kamar mandi dan tempat peristirahatan lain miliknya, habis di terjang gelombang,” akunya.

Dia juga menuturkan, selain amblas dua meter. Jarak dari warung ke bibir pantai itu lebih dari 75 meter. Namun saat ini gelombang sudah menghancurkannya beberapa meter dan air laut pun masuk kedalam warung.

” Saya mengharapkan ada perhatian dari pemerintah dalam menyikapi terjadinya gelombang besar yang meluluh lantahkan tempat usaha kami,” harap Imas.

Berdasarkan pantauan dilapangan, Senin (02/08/2021), selain dua warung yang rusak, disekitar lokasi kejadian terdapat tiga warung yang terancam apabila gelombang tinggi seperti ini terus berlangsung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here